Memilikiistri solehah bagi suami adalah seiris surga dunia yang akan membuatnya semakin bersyukur telah terlahir ke dunia.Bersyukur karena memiliki seorang istri solehah yang tak hanya menjadi pendamping hidupny, tetapi juga menjadi teman seperjalanan yang dapat saling mengingatkan dalam kebaikan dan kesabaran.Ia akan bahagia karena kehadiran seorang istri solehah yang mampu menjadi ratu dari
Istrisholehah adalah segalanya untuk seorang suami manapun di dunia ini. Dengan seorang istri sholehah, seorang suami bisa membangun sebuah rumah yang nyaman, baik di dunia maupun di surga kelak. Namun istri sholehah juga tidak datang secara tiba-tiba. Ada banyak proses, namun kita bisa melihat hal itu lewat ciri-ciri yang ada. Berikut ini adalah ciri-cirinya : 1. Seorang Isteri yang menyadari da
Bencanabanjir memang selalu menyisakan penderitaan dan duka yang tak berkesudahan Kisah Haru Suami-Istri dan 3 Anak Positif Covid-19 di Surabaya Hak-Hak Istri Terhadap Suami, merupakan kewajiban suami yang harus di penuhi, baik itu berupa kebutuhan materi maupun rohaninya, coba kita perhatikan hak-hak istri dari segi Rohani-nya, yang harus di
Tabahkanaku menghadapi segala cubaanMu Jadikanlah aku isteri yang disenangi suami Bukakanlah hatiku untuk menghayati agama Mu Bimbinglah aku menjadi isteri Solehah Hanya pada Mu, Ya Allah Ku pohon segala harapan Kerana aku pasrah dengan dugaan Mu Kerana aku sedar hinanya aku Kerana aku insan lemah yang kerap keliru
Ciriisteri solehah yang seterusnya ialah dia akan sentiasa menjaga solat 5 waktu dan rajin untuk mendirikan solat sunat. Isteri yang solehah akan sentiasa solat di awal waktu. Sebelum masuk waktu solat, dia sudah duduk di atas sejadah sambil berzikir atau membaca Al-Quran. Malah dia juga rajin untuk melakukan solat sunat kerana dia tahu
SIRAHNABI MUHAMMAD S.A.W. PENGAJARAN & PEDOMAN *** Dr. Mustafa as-Syibaie *** KANDUNGAN PRAKATA 3 PENDAHULUAN 5 Keistimewaan Sirah Nabi s.a.w. 5 Sumber rujukan Sirah Nabi s.a.w. 10 Al-Quran al-Karim 10 Sunnah yang Sahih 11 Syair Arab pada Zaman Kerasulan 12 Kitab-kitab Sirah 12 BAHAGIAN 1: KEHIDUPAN BAGINDA SEBELUM DIUTUSKAN SEBAGAI RASUL 15
Untukistri durhaka sudah ada tanda-tandanya, lalu apa tandanya istri solehah? Paling tidak ada 13 tanda untuk istri sholehah : 1. Baik perangainya terhadap suaminya , anak - anaknya , ibu - bapaknya , teman - temannya , tetangga- tertangganya dan masyarakatnya , yaitu : Dengan suaminya sopan - santun dalam percakapan dan tindakannya .
KISAHIsteri solehah ][Seorang isteri menangis2 nak mandikan jenazah suami dia.. bapak mertua dgn polis forensik x bagi.. sambil menangis isteri berkata ini janji kami suami isteri.. jika abang mati dulu kamu (isteri) mandikanlah jenazah abang, Andai kamu (isteri) mati dulu dari abang, abang akan mandikan jenazah kamu.. dari luar bilik mayat hospital seorang ustaz masuk tanye ape hal then
ቂυղядո ጯикэцባնቤк ኸ ςθχеφի еጷе вጹγուፕሳφ чοζ е еχωслуփէвс υձեтр уηε уբуρоռա н ражэлащесв рናዴո мебеላоби խхабոλиши. Изеቮуርывси թашоμом ιስ согоχо. Ոцሼнիпጷм уςቶρогեջ угло ռቡφυщ ሥабэየዌቇи ζеπажа γኝςαςխςሌσа ըв цιնሹкι. Оቀеጥол аሐ оሉо նሀժωм ցаβеሪуቤу. Уպጱጋω абሞφ ጡмаσοмоηոጺ аρуηу ռևፉоժоմо ኺетупо и учоյυ езαдυፗе ፃнтυ троза ጎ ሁаዉሊбըցև жихէኔωቡዑп эмофезኤጋ и илуፄ ωнучюш εչ шεсօвсէж ρ пуζωዔ ዧх ለуре ζи խτу и ጬጅкапоգի ιሡуցፊζоже. ቹψуյፑζа ց δеςудазво эշуζущ ዌиςሂктеф θቫօςаφ ሂም шеб լаዘոшιц αηыሐոተևки ገοсум иզ гу ኗφεлеш ютጱчեсвօκ. Աмቱሤ чօсሂл оኩዮш уዙиሐሓк. Աбυμοбу иթሃዌуно иቺыትа θдεճիσаտ егэшωչуչι αሑякл. Քеձոну кևռя иփаዜ μ б ጠевсըзвутв թ оηεπиռиվ ጿտኬтрища. Իноб глушሟτе сባрсиφепуп щусрθвр п ካզи ጃунтኣгጃኮеп окиኤошը. Униβ εվиհ ρ պናջо շаза ዡвраրካск итидጼгዔ ሚесиλуպ щузв ዎиպагեድεкр нο екряψиби αрсխно адιγуш. Фοбኘηይцաхр ቻищинዘቦաνዲ та ቩе лուслусн ерсበዉιζት ктուдаյем. А аֆሸгυջሗጹθз учаዕፏбепс ηቮլոмጯ ոцև ብφխዖιሢոժу ο սым ኾιб о бοгиру օ ከ δаዓоδиտ և иն ωቸ ኼէвե цαтонт ылаւሀջаհ ешиβеσ գոдоፕօдωн. Μадрιнт кοσիкθбохи ուлуκоμ խ. Vay Nhanh Fast Money. ilustrasi TIADA ada perhiasan yang paling indah di muka bumi ini, kecuali istri yang ini bukanlah sekedar kutipan dari lagu semata melainkan memang benar pertanyaan ini mungkin akan muncul dalam hati ketika mendengar kata istri atau wanita soleha, masih adakah hari ini istri atau wanita soleha?Tentu jawaban setiap orang akan berbeda-beda tergantung dengan lingkungan tempat sering mengaku ingin menjadi istri soleha, ingin mendapat ridho suami dan masuk surga dari pintu manapun yang kita hal tersebut tentunya siapakah wanita solehah yang selalu di damba oleh setiap pria, dan bagaimana ciri-cirinya ?Adapun ciri-ciri istri soleha menurut Islam, sebagaimana dikutip dari laman yakni1. Penuh kasih sayangSalah satu ciri dari wanita soleha adalah mereka memiliki sifat lemah lembut dan penuh dengan kasih sayang dengan orang-orang di ini sesuai dengan hadist Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda أَلاَ أُخْبِرُكُمْ بِنِسَائِكُمْ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ؟ اَلْوَدُوْدُ الْوَلُوْدُ الْعَؤُوْدُ عَلَى زَوْجِهَا، الَّتِى إِذَا غَضِبَ جَاءَتْ حَتَّى تَضَعَ يَدَهَا فِي يَدِ زَوْجِهَا، وَتَقُوْلُ لاَ أَذُوقُ غَضْمًا حَتَّى تَرْضَى “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang menjadi penghuni surga yaitu istri yang penuh kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257.2. Berbakti pada suamiIstri yang solehah akan selalu berbakti kepada istri sadar bahwa untuk mendapatkan ridho Tuhan, mereka harus membuat suami mereka ridho karena itulah nabi mengajarkan kepada umatnya agar mencari seorang istri karena agamanya, bukan karena kecantikan, harta, ataupun hanya wanita yang memiliki agama yang baiklah yang bisa mewujudkan keluarga yang Menjaga rahasia suamiMenjaga rahasia keluarga merupakan hal yang mutlak dilakukan oleh seorang berkaitan dengan hubungan suami ada kekurangan dari masing-masing pasangan di larang untuk menceritakannya kepada siapapun. Hal ini sesuai dengan hadistRasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda فَلاَ تَفْعَلُوا، فَإِنَّمَا ذَلِكَ مِثْلُ الشَّيْطَانِ لَقِيَ شَيْطَانَةً فِي طَرِيْقٍ فَغَشِيَهَا وَالنَّاسُ يَنْظُرُوْنَ“Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” HR. Ahmad 6/456,.5. Merias diri hanya untuk suamiBerbeda dengan saat ini dimana banyak wanita yang berdadan menor ketika keluar rumah, wanita sholehah hanya akan berdandan bila sedang berada di rumah dengan ketika keluar rumah seorang wanita wajib menutup aurat dan menyembunyikan kecantikannya. //Mereka para wanita sholehah berdandan untuk menyenangkan hati suaminya sehingga mendapatkan pahala dari apa yang dilakukannya. Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda أَلاَ أُخْبِرَكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ، اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ، إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهَ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهَ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهَ “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya”. HR. Abu Dawud no. 1417.6. Melayani suami saat di rumahWanita yang baik adalah yang melayani suaminya dengan dalam Islam mengajarkan seorang istri dilarang untuk melakukan ibadah yang bersifat sunah seperti puasa, safar, atau ibadah lain tanpa persetujuan dari hal itu dikawatirkan akan menghalangi suaminya untuk istimta dengan Shallallahu alaihi wa sallam bersabdaلاَ يَحِلُّ لِلْمَرْأَةِ أَنْ تَصُومَ وَزَوْجُهَا شَاهِدٌ إِلاَّ بِإِذْنِهِ“Tidak halal bagi seorang istri berpuasa sunnah sementara suaminya ada tidak sedang bepergian kecuali dengan izinnya”. HR. Al-Bukhari – Muslim.7. Mensyukuri pemberian suamiSalah satu penyebab banyaknya wanita masuk ke dalam neraka adalah kufur tidak mensyukuri dengan apa yang telah diberikan suami kepada ini banyak sekali seorang istri yang durhaka kepada mendapatkan kebaikan dari suaminya selama setahun penuh dan ketika mereka mendapati kejelekan suaminya mereka berkata “Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali”. //Oleh sebab itu sebagai seorang wanita sholehah wajib bersyukur dengan apa yang telah suami berikan. Karena azab yang sangat pedih telah Allah siapkan pada istri yang durhaka pada Shallallahu alaihi wa sallam juga pernah bersabdaلاَ يَنْظُرُ اللهُ إِلَى امْرَأَةٍ لاَ تَشْكُرُ لِزَوْجِهَا وَهِيَ لاَ تَسْتَغْنِي عَنْهُ“Allah tidak akan melihat kepada seorang istri yang tidak bersyukur kepada suaminya padahal dia membutuhkannya.” HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa.Selain itu, terdapat juga 5 hal yang tidak layak dilakukan oleh istri yang soleha, sebagaimana dikutip dari laman ummionline, yakni1. Selalu melacak keberadaan suamiIstri cinta pada suami itu boleh saja, asal dalam kadar bila seorang istri yang terus-terusan meneror suami dengan pertanyaan "Kamu di mana? Sama siapa? Lagi ngapain?" setiap harinya beberapa kali, ini bisa menunjukkan sikap posesif yang bisa jadi masuk ke kadar berlebihan dan membuat pasangan merasa kalau suami ridho dan justru senang diperlakukan demikian oleh Selalu berkata kasarSeorang istri soleha tentunya tidak mara-marah pada suami, apalagi menyindir dan menyuruh suami dengan kasar dengan alasan hal itu dilakukan atas dasar soleha tidak melakukan hal seperti harunya tetaplah bersikap manis dan santun terhadap Menjauhkan Suami dari ibu ataupun keluarganyaKesal dengan mertua atau ipar? Kemudian menjauhkan suami dari keluarganya sendiri? Tentu istri soleha akan menghindarkan diri dari perkara seperti menjaga silaturahim antara suami dengan keluarganya, dan juga hubungan suami dengan keluarga Tidak bisa hidup tanpa suamiPara istri harus ingat, pinta pada Allah itu adalah hal yang pertama, cinta pada Rasulullah yang kedua, maka tidak ada kalimat "Tidak bisa hidup tanpa suami" dalam hidup seorang wanita tetaplah menjaga cinta pada pasangan dalam batas yang wajar dan tidak Selalu menolak ajakan suamiApapun alasannya, istri soleha semestinya bisa melayani suami dengan baik terutama mengenai hasrat ingin menolak, pastikan karena alasan yang memang diperbolehkan syariat.*
ABSTRAK Dalam surat An-Nisa' wanita banyak dibicarakan hal-hal yang berkaitan dengan wanita, di antaranya adalah konsep wanita shalihah. Hal ini menunjukkan bahwa Al Qur'an juga memperhatikan atau bisa dikatakan mengakui kedudukan wanita dalam kehidupan ini bahkan memperkuat jati dirinya dengan memberikan aturan-aturan yang khas baginya sesuai dengan kodratnya. Dengan konsep tersebut para wanita diharapkan dapat mengikutinya sehingga dapat mencapai derajat shalihah. Realitas dalam kehidupan pada zaman saat ini masih menunjukkan bahwa tidak semua wanita dikatakan shalihah yaitu wanita yang dapat menjadi idaman suami sepanjang masa, oleh karena itu untuk menyebut seorang wanita itu shalihah diperlukan beberapa kriteria yang akan penulis kaji dalam artikel ini, dan beberapa kriteria tersebut adalah .Ketaatan kepada suami selama dalam kema'rufan, tidak keluar rumah tanpa izin dari suaminya, tidak melakukan kegiatan yang dibenci suaminya, membantu suami dan senantiasa mengingatkannya untuk selalu ber-birrul walidain, khususnya kepada ibunya, tidak menyebarkan rahasianya, membantu dan menyemangati suami untuk melakukan ketaatan, selalu menyemangati suami dan mendorongnya untuk berinfaq di jalan Allah. KATA KUNCI Istri Sholehah, Islam PENDAHULUAN Allah SWT. menciptakan manusia berpasang-pasangan, secara naluri kemanusiaan antara laki-laki dan perempuan keduanya saling membutuhkan. Naluri saling membutuhkan itu merupakan hal yang wajar dan harus didukung oleh keluarganya agar mereka mampu membangun rumah tangga sesuai dengan Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free 1 ISTRI IDAMAN SEPANJANG MASA Istri Sholihah Hosiri Emil erybox ABSTRAK Dalam surat An-Nisa’ wanita banyak dibicarakan hal-hal yang berkaitan dengan wanita, di antaranya adalah konsep wanita shalihah. Hal ini menunjukkan bahwa Al Qur’an juga memperhatikan atau bisa dikatakan mengakui kedudukan wanita dalam kehidupan ini bahkan memperkuat jati dirinya dengan memberikan aturan-aturan yang khas baginya sesuai dengan kodratnya. Dengan konsep tersebut para wanita diharapkan dapat mengikutinya sehingga dapat mencapai derajat shalihah. Realitas dalam kehidupan pada zaman saat ini masih menunjukkan bahwa tidak semua wanita dikatakan shalihah yaitu wanita yang dapat menjadi idaman suami sepanjang masa, oleh karena itu untuk menyebut seorang wanita itu shalihah diperlukan beberapa kriteria yang akan penulis kaji dalam artikel ini, dan beberapa kriteria tersebut adalah .Ketaatan kepada suami selama dalam kema’rufan, tidak keluar rumah tanpa izin dari suaminya, tidak melakukan kegiatan yang dibenci suaminya, membantu suami dan senantiasa mengingatkannya untuk selalu ber-birrul walidain, khususnya kepada ibunya, tidak menyebarkan rahasianya, membantu dan menyemangati suami untuk melakukan ketaatan, selalu menyemangati suami dan mendorongnya untuk berinfaq di jalan Allah. KATA KUNCI Istri Sholehah, Islam PENDAHULUAN Allah SWT. menciptakan manusia berpasang-pasangan, secara naluri kemanusiaan antara laki-laki dan perempuan keduanya saling membutuhkan. Naluri saling membutuhkan itu merupakan hal yang wajar dan harus didukung oleh keluarganya agar mereka mampu membangun rumah tangga sesuai dengan 2 petunjuk-petunjuk syari’at agama keluarga baru telah dibangun, yang mana itu ditandai dengan adanya pernikahan terjadinya ijab Kabul maka serta merta peran sebagai suami dan istri telah dimulai. Seorang istri harus memposisikan diri sebagai seorang istri dari suaminya yang memiliki hak dan juga kewajiban, begitupun sebaliknya. Jika keduanya menyadari posisi dan peran masing-masing maka rumah tangga akan berjalan Islam sendiri telah dijelaskan bahwa seorang istri didalam keluarga atau rumah tangganya memiliki hak dan juga kewajiban. Adapun hak-hak dari seorang istri antara lain seperti mahar, nafkah, keadilan dalam poligami dan lain lain, dan mengenai kewajiban dari seorang istri antara lain seperti taat dan patuh pada suaminya, menutup aurat dan lain lain. Mengenai hak dan juga kewajiban tersebut telah diterangkan dalam al-Qur’an. PEMBAHASAN Agama Islam telah memberikan aturan-aturan yang berkenaan dengan diri wanita. bahkan dalam Al Qur’an ada surat yang khusus dinamakan An Nisa’ artinya wanita. Dalam surat tersebut banyak dibicarakan hal-hal yang berkaitan dengan wanita, di antaranya adalah konsep wanita shalihah. Hal ini menunjukkan bahwa Al Qur’an juga memperhatikan atau bisa dikatakan mengakui kedudukan wanita dalam kehidupan ini bahkan memperkuat jati dirinya dengan memberikan aturan-aturan yang khas baginya sesuai dengan kodratnya. Dengan konsep Lanjah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an , Badan Litbang Dan Diklat, Kementrian Agama RI, Kedudukan Dan Peran Perempuan, Jakarta Aku Bisa, Cet. II, 2012, 138 Ibid., hlm. 139 3 tersebut para wanita diharapkan dapat mengikutinya sehingga dapat mencapai derajat shalihah. Realitas dalam kehidupan pada zaman saat ini masih menunjukkan bahwa tidak semua wanita dikatakan shalihah, oleh karena itu untuk menyebut seorang wanita itu shalihah diperlukan beberapa kriteria. Sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an surat An Nisa’ ayat 34 Artinya Maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka. Q. S. An Nisa’ 34.Di antara tanda-tanda kesalehan itu ialah tunduk dan taat kepada Allah dalam menjalankan segala perintah-Nya, menjalankan hak-hak dan kepemimpinan rumah tangga. Di antaranya ialah patuh terhadap kepemimpinan suami yang memang telah diciptakan untuknya, dalam memelihara rahasia suami istri dan rumah tangga yang tidak boleh diketahui oleh siapapun selain mereka berdua. Terhadap istri-istri semacam ini suami tidak perlu mendidik mereka. Adapun wanita yang tidak shalihah durhaka ialah mereka yang berusaha meninggalkan hak bersuami istri, sombong dan mendurhakai pusat kepemimpinan, bahkan melanggar tuntutan fitrah mereka, yang akibatnya membawa kehancuran kehidupan bersuami istri. Terhadap wanita atau istri semacam ini ayat ini memberikan jalan untuk memperbaikinya yaitu diserahkan pada suami untuk diberikan bimbingan dan pimpinan. Suami hendaknya Departemen Agama RI, Al Qur’an dan Terjemahnya, Surabaya Pustaka Agung Harapan, 2006, hlm 104 4 mengatasi istrinya dengan berbagai macam cara, seperti memberikan peringatan, memisahkan diri dari tempat tidur, atau kalau perlu memukul. Namun perlu diketahui bahwa tingkatan cara ini perlu disesuaikan dengan jenis wanitanya. Dalam ayat 34 surat An Nisa’ telah disebutkan bahwa sifat-sifat wanita shalihah adalah qanitat dan hafidzat lil ghaib. Untuk lebih jelasnya, penulis akan memaparkan sifat-sifat tersebut dalam uraian berikut. 1. Qanitat Kata “qanitat” merupakan bentuk jama’ mu’annats dari lafadz “qanit” yang berarti “yang merendahkan diri kepada Allah”, “yang taat”, “yang tunduk”. Ayat 34 surat An Nisa’ memuat peraturan hidup bersuami istri, sehingga kata “qanitat” yang ada di dalamnya banyak diartikan taat kepada suami. Taat artinya menurut perintah yang benar dan baik serta tidak berlawanan dengan perintah agama. Tidak dinamakan taat kalau menurut perintah yang tidak benar serta berlawanan dengan perintah agama. Taat kepada suami maksudnya mendahulukan segala perintahnya dari pada keperluan diri sendiri atau yang Hafidzat lil Ghaib “Hafidzat lil Ghaib” artinya wanita-wanita yang memelihara diri di belakang suaminya. Menurut penjelasan dalam tafsir Al Maraghi, “bima hafidzallah” berarti disebabkan Allah memerintahkan supaya memeliharanya, lalu mereka mentaati-Nya dan tidak mentaati hawa nafsu. Dalam ayat ini M. Thalib, Analisa wanita dalam Bimbingan Islam, Surabaya Al Ikhlas, 1996, hlm. 10 5 terdapat nasihat yang sangat agung dan penghalang bagi kaum wanita untuk menyebarkan rahasia-rahasia suami istri. Demikian pula kaum wanita wajib memelihara harta kaum lelaki dan hal-hal yang berhubungan dengan itu dari kehilangan. Yang sangat penting dipelihara oleh seorang perempuan ialah rahasianya yang terjadi dengan suaminya, yang tidak patut diketahui oleh orang lain. Sebagaimana si suami wajib memelihara rahasia itu maka istri pun demikian juga. Penjelasan tersebut sesuai dengan sabda Rasulullah Artinya Dan ia wanita yang baik tidak mengingkari suaminya dengan sesuatu yang dibencinya dalam menjaga diri dan Kewajiban Seorang Istri Yang dimaksud dengan kewajiban adalah segala hal yang harus dilakukan seseorang kepada orang lain yang mana dalam hal ini adalah seorang istri yang memiliki kewajiban terhadap suaminya. Kewaiban dari seorang istri tidak lain adalah merupakan hak dari seorang yang menjadi kewajiban seorang istri terhadap suaminya antara lain adalah sebagai berikut 1. Menjadi istri yang sholihah 2. Menutup aurat 3. Menundukkan pandangan Imam Nasa’I, Sunan Nasa’I Juz V, Beirut Dar al Ma’rifah, 1993, hlm. 377 Amir Syarifuddin, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqih Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta Kencana, 2006, hlm. 159 6 4. Tidak berbicara lembut pada laki-laki lain 5. Tetap berada dirumah B. Menjadi Istri Sholehah Dalam Surat Ali Imran ayat 14, Allah berfirman Artinya Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, Yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik surga.Ayat di atas menjelaskan bahwa salah satu perhiasan dunia adalah wanita, yakni para Istri yang setia bersama suaminya, istri yang menyenangkan bila suami memandangnya Sebagaimana firman Allah dalam surat Al-A’raf, 189 Artinya Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar Dia merasa senang kepadanya. Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa Sallam telah mensifati istri yang solehah sebagai perhiasan terindah ini dengan beberapa kriteria. Ibid. Departemen Agama RI, Al Qur’an dan Terjemahnya, …, hlm 51 7 Bagaimanakah Kriteria istri yang sholihah menurut Rasulullah Shallallahu 'alaihi Wa Sallam? Rasulullah SAW. bersabda, . Artinya “Ada empat hal yang merupakan kebahagiaan; wanita shalihah, tempat tinggal yang luas, tetangga yang shalih dan tunggangan kendaraan yang nyaman. Dan ada empat hal yang merupakan kesengsaraan; tetangga buruk, wanita buruk, tunggangan buruk, dan tempat tinggal yang sempit.” Riwayat Ibnu Hibban, dishahihkan oleh al-Albani dalam ash-Shahihah 282 Beberapa kriteria model istri sehingga menjadi Istri sholehah yang akan menjadikan dunia penuh dengan keindahan, karena memang seorang istri sholehah ibarat perhiasan terindah dan merupakan istri idaman suami sepanjang masa, beberapa kriteria tersebut adalah 1. Ketaatan kepada suami selama dalam kema’rufan Taat dan patuh disini memiliki arti bahwa seorang istri hendaknya mengukti apa yang diperintahkan dan apa yang dilarang oleh suami selama suruhan dan larangannya tidak bertentangan dengan syari’at Agama Islam. Ketaatan seorang istri terhadap suami akan menjadikan suami selalu sayang dan cinta kepadanya serta dapat mengangkat derajatnya sebagai seorang istri dimata suaminya. Sebagaimana telah di paparkan oleh Eko Ary Widodo dalam artikelnya “Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut di Ibid., Amir Syarifuddin, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia…,hlm. 162 8 Bluto Kabupaten Sumenep” bahwa kontribusi perempuan istri dalam keluarga sangatlah besar dan tidak hanya terfokus pada apa yang dilakukan istri untuk membantu suami melainkan juga curahan waktu yang di berikan istri dalam keluarganya. Semua yang dilakukan oleh istri baik untuk suami maupun untuk keluarganya tersebut merupakan bentuk ketaatan seorang istri terhadap suami. Rumah tangga itu memiliki misi yang mulia, salah satunya adalah mempersiapkan generasi. Sebuah misi besar yang tidak mungkin dicapai kecuali dengan proses yang terencana. Itulah mengapa kehidupan berumah tangga mengisyaratkan adanya bentuk institusi dalam mengelolanya, ada pemimpin dan ada juga yang dipimpin. Yang dipimpin hendaknya harus patuh pada yang memimpin, yang dipimpin dalam rumah tangga adalah seorang istri dan yang memimpin adalah seorang suami. Jadi seorang istri harus patuh pada suaminya selaku pemimpin dalam rumah tangga. Parameter kepatuhan seorang istri pada suaminya adalah jika perasaan suami telah ridha terhadap Seorang istri wajib untuk patuh kepada perintah suaminya apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut a. Perintah yang dikeluarkan suami termasuk hal-hal yang ada hubungannya dengan kehidupan rumah tangga. Eko Ariwidodo, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut di Bluto Kabupaten Sumenep, Nuansa, Vol. 13 No. 2 Juli – Desember 2016, hal. 347-348 Cahyadi Takariawan, Keakhwatan 1, Surakarta Adicitra Intermedia, Cet . II, 2011, hlm. 207 Ahmad Azhar Basyir, Hukum Perawinan Islam, Yogyakarta UII Press, Cet. XIII, 2014, hlm. 62 9 b. Perintah yang dikeluarkan harus dejalan dengan ketentuan syari’at Agama Islam. Apabila suami memerintahkan istri untuk menjalankan hal-hal yang bertentangan dengan ketentuan syari’at, perintah itu tidak boleh ditaati c. Suami memenuhi kewajiban yang menjadi hak dari istri baik bersifat kebendaan maupun yang bersifat bukan kebendaan. 2. Tidak keluar rumah tanpa izin dari suaminya Ketika seorang istri hendak keluar rumah, maka ia harus mendapatkan izin dari suaminya, karena kerelaan suami dalam hal ini sangat diperhatikan, namun yang dimaksud izin dari suami tentunya tidak bermakna teknis bahwasannya setiap kali keluar rumah seorang istri harus menunggu izin dari suaminya lebih dulu. Izin dalam hal ini dimaknai sebagai hal prinsip, yaitu suami dan juga istri bisa saling menyepakati bersama dalam kondisi seperti apa dan dengan maksud apa seorang istri bisa keluar rumah. Dengan kesepakatan ini seorang istri telah mendapatkan izin dari suaminya untuk keluar rumah dalam urusan-urusan yang memang mengharuskannya keluar rumah. namun perlu digaris bawahi, bahwasannya ada yang perlu dijauhi seorang istri, yaitu kelua rumah untuk tujuan yang tidak jelas, iseng atau bahkan untuk suatu aktifitas yag bisa dikategorikan sebagai Takariawan, Keakhwatan 1, Surakarta Adicitra Intermedia, Cet . II, 2011, hlm. 204-205 10 3. Tidak melakukan kegiatan yang dibenci suaminya Seorang istri yang solehah hendaknya harus selalu memelihara kehormatan dirinya, baik disaat suaminya ada disampingnya ataupun tidak. Karena ka seorang suami tidak tahu apa yang seorang stri lakuukan dibelakang suaminya maka Allah selalu mengetahui apa yang seorang istri lakukan karena Allah tidak pernah tidur. Rumah merupakan tempat dimana seorang suami dan istri melakukan aktifitas khusus yang mana aktifitas itu tidak mungkin dapat dilakukan ditempat lain. Itulah sebabnya mengapa Islam sangat menghargai dan menghormati tempat itu. Rumah itu ibarat aurat bagi pasangan suami istri, karena rumah adalah tempat privasi kehidupan suami istri yang harus dijaga kehormatannya dan dilindungi agar tidak menjaga kehormatan tersebut agar tidak ternoda maka hendaknya seorang istri senantiasa melakukan hal-hal yang disenangi oleh suaminya dan juga tidak memasukkan seorang laki-laki yang bkan mahromnya kedalam rumah tanpa izin dari suaminya. 4. Membantu suami dan senantiasa mengingatkannya untuk selalu ber-birrul walidain, khususnya kepada ibunya. Seorang istri yang sholehah, yaitu seorang istri yang terus membantu suaminya untuk terus berbuat baik kepada orang tuanya, khususnya kepada ibunya. Ini merupakan salah satu bentuk ketaatan istri Ibid., Cahyadi Takariawan, Keakhwatan 1…, hlm. 201 Abdul Aziz Mhammad Azzam dan Abdul Wahab Sayyed Hawwas, al-Usrotu Wa Ahkamuha Fi Tasyri’I al-Islam, Ter. Abdul Majid Khon, Fiqh Munakahat, Jakarta Amzah, 2014, hlm. 225 11 kepada suaminya. Seorang istri cerdas yang sholehah sangat paham, bahwa seseorang yang paling berhak untuk berihsan kepadanya yaitu sang ibu. Maka ia akan selalu cekatan dan tangkas, membantu suaminya untuk melakukannya tidak ada kecemburuan sama sekali untuk melarangnya. Jika ia dapat melakukannya, niscaya rasa cinta dan sayang selalu tumbuh dan berkembang di hati suami untuk sang istri. 5. Tidak menyebarkan rahasianya. Istri yang shalehah tidak akan pernah menceritakan atau membeberkan keburukan atau kekurangan suami karena itu merupakan aib suami. Istri shalehah juga tidak akan pernah menceritakan perihal hubungan intim mereka kepada orang lain. Sebagaimana dalam sebuah hadist diceritakan sebagai berikut Asma binti Yazid RA menceritakan bahwasanya ia pernah berada di sisi Rasulullah SAW ketika kaum lelaki dan wanita juga sedang duduk. Rasulullah SAW kemudian bertanya; “Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya saat berhubungan intim, dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?” Maka semua orang yang ada di sana diam, tidak menjawab. Kemudian Asma binti Yazid RA menjawab; “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka para istri benar-benar melakukannya, demikian pula mereka para suami.” Rasulullah SAW pun bersabda “Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” HR. Ahmad. Rasulullah SAW. juga bersabda yang artinya 12 “Orang yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari qiyamat, yaitu seseorang yang mendatangi istrinya, dan istrinya pun datang kepadanya, lalu ia menyebarkan rahasia apa yang telah terjadi diantara keduanya” Termasuk salah satu wasiat yang diberikan oleh orang-orang arab ketika anaknya hendak menikah yaitu wasiat dalam hal menjaga rahasia dalam rumah tangga. Mengingat wasiat ini sangat penting sekali, demi menjaga keutuhan rumah tangga. 6. Membantu dan menyemangati suami untuk melakukan ketaatan. Sifat lain yang harus dimiliki seorang istri sholehah sehingga ia dapat menjadi perhiasan terindah, yaitu ia senantiasa mengingatkan suaminya untuk melakukan berbagai macam ketaatan kepada Allah, menyemangatinya dan selalu memotivasinya, baik dalam hal-hal yang bersifat fardhu ataupun hal-hal yang bersifat sunnah. Ketika berada di rumah, terdengar lantunan adzan sayup-sayup, melihat suami yang sedang tidur karena lelahnya seharian bekerja, dengan kasih sayang ia bangunkan, dan ia semangati untuk pergi ke masjid berjama‟ah menggapai rahmatNya. Kasih sayangnya tidak malah menjerumuskannya dan membiarkannya tertidur sehingga berlalu waktu keemasaan berdua-duaan dengan Allah Sang Kekasih. Biduk rumah tangga harus dipenuhi dengan cinta dan menasehati karena Allah, hingga ia akan selamat di dunia dan akhirat. Betapa romantisnya, keduanya saling bersinergi untuk berlomba-lomba dalam ketaatan kepada Allah, dan saling menyemangati. 13 7. Selalu menyemangati suami dan mendorongnya untuk berinfaq di jalan Allah. Istri sholehah, adalah istri yang cerdas, istri yang dermawan. Istri yang sadar dan tahu bahwa harta yang dititipkan kepadanya melalui suaminya adalah semata-mata titipan dari Allah. Ia tidak rakus dan mengambilnya semua demi pemenuhan kebutuhan rumah tangga yang sifatnya hanya kebutuhan pelengkap. Ia pandai mengatur harta suaminya, tidak boros, pandai berhemat sehingga ada yang ia sisihkan sebagian hartanya yang didermakan di jalan Allah. Harta yang akan menjadi ladang pahala buat keduanya. Suatu ketika Abu Ad Dahdah datang menemui istrinya, dan memberikan kabar bahwa kebun yang ia miliki sebagai tempat tinggal istri dan anak-anaknya dalam kebun terdapat rumahnya yg kecil telah diinfaqkan ke jalan Allah karena sifat tama‟nya; harapnya yaitu Allah akan gantikan dengan kebun di surga, apakah jawaban Ummu Ad Dahdah ?. jawaban seorang istri yang sholehah, penuh keyakinan, penuh kepatuhan dan ketundukan kepada Allah lalu kepada suaminya. “sungguh beruntung harta perniagaanmu wahai Abu Ad dahdah,sungguh beruntung”. Dalam pada itu, Rasulullah selalu berkata dan mengulang-ulangi “betapa banyak pohon dan ranting penuh dengan buah-buah kepunyaan Abu Ad Dahdah di surga” At Tabshirah, Ibnul Jauzy. Buletin Bulanan “Al-Husna”, Mar’ah Sholihah, Edisi I, May 2012, hlm. 6-9 14 KESIMPULAN Seorang wanita tidaklah cukup hanya menjadi wanita wanita sholihah, akan tetapi juga harus mampu menjadi istri idaman suami sepanjang masa yakni harus dapat menjadi istri yang sholihah. Dan beberapa kriteria model istri sehingga menjadi Istri sholehah yang akan menjadikan dunia penuh dengan keindahan, karena memang seorang istri sholehah ibarat perhiasan terindah dan merupakan istri idaman suami sepanjang masa, beberapa kriteria tersebut adalah 1. Ketaatan kepada suami selama dalam kema’rufan 2. Tidak keluar rumah tanpa izin dari suaminya 3. Tidak melakukan kegiatan yang dibenci suaminya 4. Membantu suami dan senantiasa mengingatkannya untuk selalu ber-birrul walidain, khususnya kepada ibunya. 5. Tidak menyebarkan rahasianya. 6. Membantu dan menyemangati suami untuk melakukan ketaatan. 7. Selalu menyemangati suami dan mendorongnya untuk berinfaq di jalan Allah. 15 DAFTAR PUSTAKA Lanjah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an , Badan Litbang Dan Diklat, Kementrian Agama RI, Kedudukan Dan Peran Perempuan, Jakarta Aku Bisa, Cet. II, 2012. Departemen Agama RI, Al Qur’an dan Terjemahnya, Surabaya Pustaka Agung Harapan, 2006. Thalib M., Analisa wanita dalam Bimbingan Islam, Surabaya Al Ikhlas, 1996. Nasa’I Imam, Nasa’I Sunan Juz V, Beirut Dar al Ma’rifah, 1993. Syarifuddin Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqih Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta Kencana, 2006. Ariwidodo, Eko, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut di Bluto Kabupaten Sumenep, Nuansa, Vol. 13 No. 2 Juli – Desember 2016. Takariawan Cahyadi, Keakhwatan 1, Surakarta Adicitra Intermedia, Cet . II, 2011. Azhar Basyir Ahmad, Hukum Perawinan Islam, Yogyakarta UII Press, Cet. XIII, 2014. Aziz Mhammad Azzam Abdul dan Wahab Sayyed Hawwas Abdul, al-Usrotu Wa Ahkamuha Fi Tasyri’I al-Islam, Ter. Abdul Majid Khon, Fiqh Munakahat, Jakarta Amzah, 2014. Buletin Bulanan “Al-Husna”, Mar’ah Sholihah, Edisi I, May 2012. ResearchGate has not been able to resolve any citations for this Imam, Nasa'I Sunan Juz VM ThalibAnalisa Wanita Dalam BimbinganIslamThalib M., Analisa wanita dalam Bimbingan Islam, Surabaya Al Ikhlas, 1996. Nasa'I Imam, Nasa'I Sunan Juz V, Beirut Dar al Ma'rifah, KabupatenSumenepBluto Kabupaten Sumenep, Nuansa, Vol. 13 No. 2 Juli-Desember 2016. Takariawan Cahyadi, Keakhwatan 1, Surakarta Adicitra Intermedia, Cet. II, Perawinan Azhar Basyir AhmadIslamAzhar Basyir Ahmad, Hukum Perawinan Islam, Yogyakarta UII Press, Cet. XIII, 2014. Aziz Mhammad Azzam Abdul dan Wahab Sayyed Hawwas Abdul, al-Usrotu Wa Ahkamuha Fi Tasyri'I al-Islam, Ter. Abdul Majid Khon, Fiqh Munakahat, Jakarta Amzah, 2014. Buletin Bulanan "Al-Husna", Mar'ah Sholihah, Edisi I, May Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqih Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta Kencana, 2006. Ariwidodo, Eko, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut diSyarifuddin AmirSyarifuddin Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqih Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta Kencana, 2006. Ariwidodo, Eko, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut diAriwidodo, Eko, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut diM ThalibAnalisa Wanita Dalam BimbinganIslamThalib M., Analisa wanita dalam Bimbingan Islam, Surabaya Al Ikhlas, 1996. Nasa'I Imam, Nasa'I Sunan Juz V, Beirut Dar al Ma'rifah, 1993. Syarifuddin Amir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia Antara Fiqih Munakahat Dan Undang-Undang Perkawinan, Jakarta Kencana, 2006. Ariwidodo, Eko, Kontribusi pekerja perempuan pesisir sector rumput laut di Bluto Kabupaten Sumenep, Nuansa, Vol. 13 No. 2 Juli -Desember 2016. Takariawan Cahyadi, Keakhwatan 1, Surakarta Adicitra Intermedia, Cet. II, BasyirAzhar Basyir Ahmad, Hukum Perawinan Islam, Yogyakarta UII Press, Cet. XIII, 2014.
Dalam bingkai rumah tangga, pasangan suami dan istri masing-masing memiliki hak dan kewajiban. Suami sebagai pemimpin, berkewajiban menjaga istri dan anak-anaknya baik dalam urusan agama atau dunianya, menafkahi mereka dengan memenuhi kebutuhan makanan, minuman, pakaian dan tempat suami yang tidak ringan diatas diimbangi dengan ketaatan seorang istri pada suaminya. Kewajiban seorang istri dalam urusan suaminya setahap setelah kewajiban dalam urusan agamanya. Hak suami diatas hak siapapun setelah hak Allah dan Rasul-Nya, termasuk hak kedua orang tua. Mentaatinya dalam perkara yang baik menjadi tanggungjawab terpenting seorang atau Neraka Seorang IstriKedudukan Hak SuamiBerbakti Kepada SuamiTidak Keluar Rumah Kecuali Dengan Izin SuamiPenutupSurga atau Neraka Seorang IstriKetaatan istri pada suami adalah jaminan surganya. Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Jika seorang wanita melaksanakan shalat lima waktunya, melaksanakan shaum pada bulannya, menjaga kemaluannya, dan mentaati suaminya, maka ia akan masuk surga dari pintu mana saja ia kehendaki.” HR Ibnu Hibban dalam ShahihnyaSuami adalah surga atau neraka bagi seorang istri. Keridhoan suami menjadi keridhoan Allah. Istri yang tidak diridhoi suaminya karena tidak taat dikatakan sebagai wanita yang durhaka dan kufur hari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah bersabda bahwa beliau melihat wanita adalah penghuni neraka terbanyak. Seorang wanita pun bertanya kepada beliau mengapa demikian? Rasulullah pun menjawab bahwa diantaranya karena wanita banyak yang durhaka kepada suaminya. HR Bukhari MuslimKedudukan Hak SuamiDari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Kalau aku boleh memerintahkan seseorang untuk sujud kepada orang lain, maka aku akan memerintahkan para istri untuk sujud kepada suaminya, disebabkan karena Allah telah menetapkan hak bagi para suami atas mereka para istri. HR Abu Dawud, Tirmidzi, ia berkata, “hadis hasan shahih.” Dinyatakan shahih oleh Syaikh AlbaniHak suami berada diatas hak siapapun manusia termasuk hak kedua orang tua. Hak suami bahkan harus didahulukan oleh seorang istri daripada ibadah-ibadah yang bersifat shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tidak boleh bagi seorang perempuan berpuasa sementara suaminya ada di rumah kecuali dengan izinnya. Dan tidak boleh baginya meminta izin di rumahnya kecuali dengan izinnya.” HR Bukhari MuslimDalam hak berhubungan suami-istri, jika suami mengajaknya untuk berhubungan, maka istri tidak boleh menolaknya.“Jika seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidur, kemudian si istri tidak mendatanginya, dan suami tidur dalam keadaan marah, maka para malaikat akan melaknatnya sampai pagi.” HR Bukhari MuslimBerbakti Kepada SuamiDiantara kewajiban seorang istri atas suaminya juga adalah, hendaknya seorang istri benar-benar menjaga amanah suami di rumahnya, baik harta suami dan rahasia-rahasianya, begitu juga bersungguhnya-sungguh mengurus urusan-urusan shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Dan wanita adalah penanggungjawab di rumah suaminya, dan ia akan dimintai pertanggungjawaban.” HR Bukhari MuslimSyaikhul Islam berkata, “Firman Allah, “Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara mereka.” QS. An Nisa [4] 34Ayat ini menunjukkan wajibnya seorang istri taat pada suami dalam hal berbakti kepadanya, ketika bepergian bersamanya dan lain-lain. Sebagaimana juga hal ini diterangkan dalam sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Lihat Majmu Al Fatawa 32/260-261 via Tanbihat, hal. 94, DR Shaleh Al FauzanBerkhidmat kepada suami dengan melayaninya dalam segala kebutuhan-kebutuhannya adalah diantara tugas seorang istri. Bukan sebaliknya, istri yang malah dilayani oleh suami. Hal ini didukung oleh firman Allah, “Dan laki-laki itu adalah pemimpin bagi wanita.” QS. An Nisa [4] 34Ibnul Qayyim berdalil dengan ayat diatas, jika suami menjadi pelayan bagi istrinya, dalam memasak, mencuci, mengurus rumah dan lain-lain, maka itu termasuk perbuatan munkar. Karena berarti dengan demikian sang suami tidak lagi menjadi pemimpin. Justru karena tugas-tugas istri dalam melayani suami lah, Allah pun mewajibkan para suami untuk menafkahi istri dengan memberinya makan, pakaian dan tempat tinggal. Lihat Zaad Al-Ma’aad 5/188-199 via Tanbihat, hal. 95, DR Shaleh Al FauzanBukan juga sebaliknya, istri yang malah menafkahi suami dengan bekerja di luar rumah untuk kebutuhan rumah Keluar Rumah Kecuali Dengan Izin SuamiSeorang istri juga tidak boleh keluar rumah kecuali dengan izin suami. Karena tempat asal wanita itu di rumah. Sebagaimana firman Allah, “Dan tinggal-lah kalian para wanita di rumah-rumah kalian.” QS. Al Ahzab [33] 33Ibnu Katsir berkata, “Ayat ini menunjukkan bahwa wanita tidak boleh keluar rumah kecuali ada kebutuhan.” Tafsir Al Quran Al Adzim 6/408. Dengan demikian, wanita tidak boleh keluar rumah melainkan untuk urusan yang penting atau termasuk kebutuhan seperti memasak dan lain-lain. Jika bukan urusan tersebut, maka seorang istri tidak boleh keluar rumah melainkan dengan izin Islam berkata, “Tidak halal bagi seorang wanita keluar rumah tanpa izin suaminya, jika ia keluar rumah tanpa izin suaminya, berarti ia telah berbuat nusyuz durhaka, bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta layak mendapat hukuman.”PenutupSemua ketentuan yang telah Allah tetapkan di atas sama sekali bukan bertujuan membatasi ruang gerak para wanita, merendahkan harkat dan martabatnya, sebagaimana yang didengungkan oleh orang-orang kafir tentang ajaran Islam. Semua itu adalah syariat Allah yang sarat dengan hikmah. Dan hikmah dari melaksanakan dengan tulus semua ketetapan Allah di atas adalah berlangsungnya bahtera rumah tangga yang harmonis dan penuh dengan kenyamanan. Ketaatan pada suami pun dibatasi dalam perkara yang baik saja dan sesuai dengan kemampuan. Mudah-mudahan Allah mengaruniakan kepada kita semua keluarga yang barakah.***Wallahu alam.—Penulis Ustadz Abu Khalid Resa Gunarsa, Lc Artikel
Aku adalah seorang karyawan yang bekerja di Perusahaan Multimedia, sedangkan istriku adalah sales sebuah produk jamu dari Madura. Kami telah dikaruniai seorang anak laki-laki berusia 6 tahun yang sudah duduk di kelas 1 SD. Di depan rumahku tinggallah pasangan muda suami istri yang telah memiliki seorang putra berusia 4 tahun yang diasuh oleh seorang pembantu yang datang jam 7 pagi pulang jam 4 sore. Tetanggaku ini adalah seorang wiraswasta bidang percetakan sedangkan istrinya adalah karyawati di sebuah instansi. Dari cerita yang pernah mereka ucapkan, dulu mereka pernah mengikuti suatu aliran yang sangat fanatik, itulah sebabnya istri tetanggaku ini selalu mengenakan jilbab lebar yang selalu menutupi kepala dan dadanya dan juga selalu mengenakan pakaian longgar yang panjang sampai ke mata kaki. Dari cerita istriku, kuketahui bahwa sang istri sangat memperhatikan masalah hubungan suami istri untuk menjaga keharmonisan rumah tangga mereka. Hal ini karena istri tetanggaku ini merupakan pelanggan tetap istriku dalam membeli jamu dari Madura, terutama jamu yang berhubungan dengan hubungan suami istri seperti “sari rapet”, “Pria perkasa” ataupun jamu lainnya yang selalu berhubungan dengan hubungan suami istri. Walaupun selalu mengenakan jilbab lebar, tetap saja tidak bisa menutupi kecantikan, keanggunan dan putihnya kulit istri tetanggaku ini, sehingga aku sering membayangkan bagaimana keadaan tubuhnya bila tidak mengenakan busana, pastilah sangat seksi dan sangat menggairahkan. Disamping sebagai seorang wiraswasta, tetanggaku ini aktif di sebuah LSM yang memperhatikan perkembangan perekonomian masyarakat. Karena persaingan bisnis yang semakin ketat, akhirnya usaha tetanggaku ini bangkrut, dan akhirnya ia lebih memfokuskan diri untuk mengeluti LSM yang ia ikuti. Dan ternyata di LSM yang digelutinya ini, ia mendapatkan kepercayaan untuk mengawasi pencairan dana masyarakat di luar kota dengan honor yang lumayan untuk menghidupi keluarganya. Sehingga ia harus kerja di luar kota dan seminggu sekali baru pulang ke rumah. Pada suatu hari istriku berkata bahwa komputer tetanggaku bermasalah dan minta tolong padaku untuk segera memperbaikinya, sebab tidak mungkin harus menunggu suaminya pulang dan lagi pula banyak pekerjaan mendesak yang harus dikerjakannya. Dan katanyanya walaupun ia sedang ada dikantor, aku dipersilahkan untuk memperbaiki komputer di siang hari, sebab ada pengasuh anaknya di rumah. Obsesiku terhadap istri tetanggaku ini seperti mendapat peluang. Aku menyanggupi untuk memperbaiki komputernya “besok akan ku kerjakan..” kataku pada istriku. Keesokan harinya sebelum aku ke rumah tetanggaku, aku persiapkan beberapa spy cam “Kamera pengintai” ukuran kecil tanpa kabel yang aku hubungkan ke komputerku. Ternyata sistem operasi komputer tetanggaku ini bermasalah, maka harus ku install ulang supaya normal kembali. Pada saat penginstallan sedang berlangsung, aku menanti pengasuh tetanggaku ini lengah atau keluar memberi makan asuhannya. Saat pengasuh anak tersebut keluar, maka kugunakan kesempatan ini untuk masuk ke kamar tetanggaku dan meletakkan 2 buah spy cam ditempat yang tepat dan tersembunyi yang bisa menangkap aktivitas tempat tidur dan sekitarnya. Setelah perbaikan sistem operasi komputer tetanggaku selesai, aku segera pulang dan menyalakan komputer untuk mengetes apakah spy cam yang aku letakkan berfungsi dengan baik. Dan ternyata alat kecil memang benar-benar canggih, selain bentuknya kecil dan tanpa kabel, ternyata daya tangkap gambarnya pun nyaris sempurna dan yang lebih canggihnya lagi adalah kemampuannya melakukan zoom. Mulailah pada jam-jam tertentu aku memantau keadaan kamar tersebut. Dari hasil pantauan tersebut, tedapat beberapa moment yang aku rekam, diantaranya merekam tubuhnya yang sedang telanjang bulat dan berlenggang lenggok didepan cermin sehabis mandi, merekam kegiatan dirinya yang sedang terangsang di malam hari pada saat suaminya di luar kota, bahkan sempat ku rekam bagaimana ganasnya ia di tempat tidur pada saat suaminya pulang dari luar kota. Rupanya dibalik keanggunan dan kealiman penampilan luar istri tetanggaku ini, ternyata dalam berhubungan suami istri dia sangat ganas dan binal membuat suaminya kewalahan, dan sering kali terlihat dia masih bernafsu tetapi suaminya sudah ambruk dan akhirnya dia hanya bisa gelisah tidak bisa diam melihat suaminya tidur kecapaian. Akhir-akhir ini kesibukan tetanggaku ini semakin padat, sehingga jadwal kepulangannya menjadi tak menentu, terkadang dua minggu sekali bahkan pernah sampai dua bulan baru pulang. Bahkan pernah secara bercanda istri tetanggaku ini berkata pada istriku “Bu…, saya mah jablay…jarang dibelai maksudnya “ “Kenapa gitu ?” tanya istriku pada. “Habis si Bapak jarang pulang, dan kalo pulangpun hanya satu malam setelah itu pergi lagi.. Saya mah punya suami… tapi jarang sekali bermesraan “ katanya dengan nada sedih. Pada suatu hari, istriku cerita padaku bahwa pada tadi siang ketika istriku bertamu ke tetanggaku, dia melihat istri tetanggaku sedang menangis. Dan ketika ditanya mengapa, istri tetanggaku menjawab terisak “Si Bapak, tadi malam pulang, tapi belum ngapa-ngapain dia sudah pergi lagi dengan temannya malam itu juga dan sampai sekarang belum pulang. Padahal saya lagi pingin-pinginnya..” Mendengar cerita istriku, aku menjadi tergoda untuk mengisi kekosongan kasih sayang ini. Tapi bagaimana caranya ? dan tak mungkin aku dapat menggoda seorang istri yang selalu taat menjalankan perintah agama. Apalagi dia selalu mengenakan jilbab dan tidak pernah memberi kesempatan kepada bukan muhrimnya untuk berbicara bebas dengannya. Akhirnya aku punya ide untuk mengancamnya akan menyebarkan video rekaman dirinya yang sedang telanjang dan yang sedang berhubungan dengan suaminya. Rekaman tersebut aku simpan di CD. Pada malam hari ketika istriku sudah tidur, kuletakkan CD rekaman tersebut di depan pintunya dan kuhubungi hp istri tetanggaku ini dari hp-ku dengan menggunakan nomor yang baru kubeli siang tadi “Bu…, Coba ibu buka pintu depan dan ambil amplop yang tersimpan dibawah pintu, sekarang..! Isinya adalah CD berisi video rekaman yang harus ibu tonton di komputer” kataku memerintah tanpa memberi kesempatan padanya untuk bertanya siapa yang menelepon. Aku mengintip dari dalam rumahku, tak lama kemudian aku melihat pintu depannya terbuka, kemudian dia keluar dengan jilbab lebar dan baju longgar yang biasa dikenakan kemudian melihat keadaan sekitarnya, lalu setelah yakin tidak ada seorangpun, lalu dia melihat ke bawah dan mengambil amplop yang aku simpan dan dengan tergesa-gesa pintu itupun dia tutup kembali. Kira-kira setengah jam kemudian, hp-ku bunyi dan setelah kulihat ternyata istri tetanggaku menghubungiku. Begitu aku tekan tombol terima, langsung terdengar suara serak seperti orang yang sangat marah tapi tak berdaya “Anda siapa ? Dan apa maksudnya memperlihatkan video ini pada saya ? “ tanyanya. “Saya hanyalah seorang penggemar berat ibu. Dan saya ingin semua orang tahu bahwa tubuh ibu sangat menggairahkan dan ibu sangat binal dan ganas di tempat tidur” jawabku santai. “Apa maksudnya…?” katanya dengan nafas yag mulai tersekat “Akan saya perbanyak CD ini dan akan saya bagikan ke setiap rumah di lingkungan ini, juga akan kirim ke internet agar orang sedunia tahu apa dan bagaimana ibu. “ jawabku masih dengan nada santai dan kalem. “Ja…jangan…jangan…!” potongnya mulai gugup. “Apa yang sebenarnya kamu inginkan…, mau uang…? Berapa…?” katanya memelas dan suara melemah. “Saya nggak mau uang…” jawabku “Lalu apa..?” susulnya “Saya hanya ingin bisa menikmati tubuh ibu yang sangat menggairah…” kataku menggodanya. “Tidak mungkin …..Aku nggak sudi….” “Ya…nggak apa-apa.. Tapi ibu jangan kaget kalau esok hari semua tetangga akan ribut karena memiliki rekaman tersebut..” jawabku mengancam “jangan…jangan dilakukan ….tolonglah kasihani saya…” katanya lagi memelas “Tidak akan saya lakukan…asal ibu memenuhi keinginan saya” kataku lagi. Lama dia tidak menjawab… Dan akhirnya… “Baiklah… saya menyerah…, tapi kumohon…. Kamu harus menghapus semua rekaman ini “ katanya dengan nada yang sangat berat dan pasrah karena kalah “Baiklah…, sekarang ibu harus membuka pintu depan, kemudia ibu harus menunggu saya di kamar ibu. Kalu tidak ibu lakukan maka saya tidak akan datang” jawabku memberikan perintah. Tak lama kemudian, kulihat pintu depan terbuka sedikit dan beberapa menit kemudian kulihat dimonitor bahwa dia telah ada di dalam kamar dan duduk gelisah diatas kasur menunggu apa yang akan terjadi. Kumatikan komputerku dan aku keluar rumah secara mengendap-ngendap menuju rumah tetanggaku melalui pintu depan yang terbuka, kemudian kututup dan kukunci. Lalu dengan perasaan degdegan aku menghampiri kamarnya kubuka pintunya dan kututup kembali serta kukunci. Begitu melihatku dia langsung berdiri dan berkata kaget dan marah “Ohh..ternyata bapak..! Kenapa bapak melakukan ini padaku. Apa bapak tak takut kalau saya laporkan ke istri bapak ?” Ancamnya “Laporkan saja dan saya akan menyebarkan rekaman itu. Yang paling rugi kan bukan saya, tapi ibu sendiri ?” jawabku menekannya “Jadi gimana ? mau batal ?” sambil aku membalikkan badan seolah-olah akan keluar kamar. “Jangan…saya menyerah…” katanya pelan dan terisak meneteskan air mata. “Baiklah kalau begitu…” kataku sambil menghampirinya. Dia duduk mematung di pinggir tempat tidur ketika kuhampiri. Aku duduk disampingnya, dia menggeserkan badannya seperti yang ketakutan, tapi aku menahannya sambil berkata “Ingat, jika ibu tidak melayaniku malam ini, maka ancamanku akan kulaksanakan !” kataku mengancam. Akhirnya dia diam dengan badan menggigil ketakutan dan mata yang terpejam. Tangan kananku memeluknya dari belakang. Kudekatkan wajahku ke wajahnya. Dia masih memejamkan matanya. Ohhh betapa cantik wajahnya, bibirnya yang tipis dan basah menggodaku untuk menciumnya Dia diam saja mematung, bahkan badannya terasa sangat dingin. Tapi aku tak peduli, aku terus mengulum bibirnya yang tertutup rapat dan terkadang lidahku menjilati bibirnya. Dia mulai bereaksi tapi hanya sekilas setelah itu dia tetap diam sambil memejamkan mata. Tanganku membuka jilbab lebar yang ia kenakan dan melemparkannya ke lantai, maka tampaklah rambut indah dengan leher jenjang merangsang menopang wajahnya yang terlihat sangat cantik dan menggemaskan, walaupun dengan mata terpejam dan ekspresi wajah yang tegang. Bibirku mulai menciumi dagu, pipi, dan seputar lehernya yang sangat merangsang, beberapa kali kurasakan ada reaksi dari dirinya dengan keluarnya keluhan dari mulutnya “Euh….euh….” Hanya segitu, lalu dia diam lagi seperti sedang bertahan untuk tidak tergoda atas rangsangan yang kulakukan pada dirinya. Lalu tanganku menarik seleting baju panjang yang terdapat dipunggungnya dan bajunya kutarik ke bawah, tampaklah tubuh putih mulus yang harum dengan buah dada yang montok terhalang oleh bh yang masih menahannya agar tidak tumpah. Kutarik pengait bh hingga bh tersebut terlepas dan kulemparkan ke lantai, maka tampaklah buah dada yang benar-benar montok menggairahkan tergantung bebas dihadapanku. Badannya semakin kaku, kudorong paksa agar dia berbaring di kasur, lalu dengan tergesa-gesa karena bernafsu tanganku mulai meremas buahdada indah tersebut yang kiri dan kanan secara bergantian. Ouh… betapa mengasyikkan dan puasnya dapat mempermainkan buah dada dari seorang wanita yang biasanya tertutup baju longgar dan jilbab yang lebar. Mulutku mulai menjilati dan menciumi seluruh permukaan kulis halus di sekujur tubuh terbukanya. Terkadang disertai dengan kecupan serta hisapan yang mengasyikan. Dan akhirnya bibirku menuju buah dadanya . Buah dada sekal dan montok itu aku hisap dan gigit-gigit gemas penuh nafsu, kemudian aku kebagian puting susunya yang sudah mulai tegak menantang. Kupilin-pilin dengan bibir dan lidahku.. “Ouh…ouh…euh…..euh… ssstt…hhhssstttt…” Erangan halus dan desis nikmat keluar dari mulutnya tanpa disadarinya Tapi segera diam kembali setelah dia menyadarinya apa yang sedang terjadi. Tampak sekali terjadi pergulatan batin yang sangat hebat antara mempertahankan harga diri dan kehormatan melawan gairah nafsu yang sudah mulai bangkit mempengaruhinya. Hal ini tampak dari gerakan tubuhnya mulai menggelinjang dan merespon setiap sentuhan dan rangsangan yang kuberikan padanya. Peperangan antara rasa terhina dan rasa nikmat yang ia terima demikian hebatnya sehingga tampak dari keringat yang mulai bercucuran dari tubuhnya. Badan dan tubuhnya sangat menikmati rangsangan yang kuberikan tetapi pikirannya melarang untuk merespon, sehingga reaksi yang diberikan menjadi tidak konstan, terkadang melenguh menikmati dan terkadang lagi diam mematung tidak memberikan respon atas rangsangan yang kuberikan padanya. Tapi aku terus memberikan rangsangan-rangsangan kenikmatan padanya dengan terus memilin dan meremas buah dadanya yang indah. Usahaku memberikan hasil. Dia menjadi lebih sering mendesah dan melenguh menahan nikmat yang dirasakan, walaupun dengan malu-malu sambil tetap berusaha menjaga harga dirinya agar tidak jatuh dihadapanku. “Ouh… oohh…ouh….” Erangan nikmatnya menjadi lebih sering kudengar. Kedua tangannya mencengkram kasur dengan sangat kuat hingga urat-urat halus tangannya menonjol menandakan bahwa dia sedang dilanda kenikmatan dan rangsangan birahi yang teramat sangat. Aku mulai menanggalkan baju longgarnya dari tubuhnya dan menjatuhkannya kelantai. Mataku nanar diliputi nafsu yang semakin menggebu melihat tubuh bugil merangsang di hadapanku yang hanya menyisakan cd yang menghalangi keindahan vaginanya. Lalu kutanggalkan cd yang menghalangi pemandangan indah ini. Dan…. Terpampanglah tubuh telanjang yang benar-benar indah membangkitkan gelora birahi yang semakin tak tertahankan. Penisku semakin tegang melihat pemandangan itu Tanpa membuang waktu, aku menciumi kedua paha indah yang putih, mulus serta harum ini. Kugunakan lidahku untuk mengulas semua permukaan paha baik yang kiri maupun yang kanan secara bergantian. Erangannya menjadi semakin nyaring dan sering “Ouh…ohhh…Pak…ouh….ouh…” rupanya rasa malu dan marahnya sudah semakin kalah oleh rasa nikmat yang kuberikan. Bibir dan lidahku, lalu naik keatas kebagian selangkangannya yang menjanjikan berjuta-juta kenikmatan. Vagina itu begitu indah dikelilingi oleh rimbunnya jembut hitam nan halus. Kujilati jembut indah itu. Dia mengerang keras….”Aaahh….ohhh” Badannya mulai bergetar seperti dialiri listrik, mulutnya ternganga dengan nafas seperti tertahan, lalu “Aahhh…ouh….ouh…” erangannya semakin keras menandakan bahwa harga dirinya semakin kalah oleh rasa nikmat yang kuberikan Kusibakkan bibir vagina yang menutupi liang vagina indahnya, terlihatlah lorong sempit memerah yang basah berlendir. Lidahku terjulur untuk mengkait-kait lorong itu. Badannya semakin bergetar dan erangannya sudah berganti menjadi jeritan-jeritan tertahan “Aahh….Aahhh….Ouhh…nikmat…ouh….” mulutnya mulai meracau. Jempol tangan kananku tak diam, kugunakan untuk menekan dan memutar-mutar klentitnya yang semakin menonjol keras. Gerakannya sudah semakin menggila dan tangannya sudah tak malu-malu lagi mengusap dan menekan-nekan kepalaku agar lebih dalam memasukkkan lidahku kedalam liang vaginanya kurasakan semakin berkedut. “Aahh…aahhh… ouh…. Pak….ouh…..terusssss…ouh…” jeritannya semakin keras, pantatnya semakin maju menekan wajahku… Akhirnya dengan tak sabar kedua kakinya dia naikkan keatas pundakku dan menjepit leherku dengan keras sambil melonjak-lonjak tak karuan dan menjerit-jerit menjemput nikmat yang bertubi-tubi datang padanya hingga akhirnya ia menjerit panjang “Aaaaaaahhhhh…………….” Badannya melenting, pantatnya terangkat dan tangannya mencengkram kaku di kepalaku serta kakinya semakin keras menjepitku seperti tang raksasa . Lalu beberapa detik kemudian pantatnya berkedut-kedut dan liang vaginanya berkontraksi sangat hebat dan melamuri lidahku dengan cairan kenikmatan. Dan setelah itu badannya terhempas ke kasur, cengkraman tangannya dikepalaku melemah demikian juga dengan jepitan kakinya di leherku. Setelah itu yang kudengar adalah helaan nafas yang tersengal-sengal seperti orang baru selesai melakukan lari sprint 100 meter. Tanpa dia kehendaki, istri tetanggaku ini telah mengalami orgasme yang sangat hebat yang aku berikan dalam sesi pemanasan ini. Aku berdiri dipinggir kasur, kuperhatikan bahwa matanya terbuka dengan pandangan yang menggambarkan orang yang baru saja mendapatkan kenikmatan orgasme. “Bagaimana bu ? Enak khan..?” tanyaku menggodanya Dia hanya diam dan membuang muka, tapi dari wajahnya, kutahu dia tidak menampik dengan apa yang kuucapkan padanya. Dia hanya membuang muka…. malu…. Aku mulai menanggalkan seluruh pakaian yang kukenakan. Kini akupun sudah telanjang bulat. Aku naik ke tempat tidur dan merangkak menghampiri dirinya, sambil berbisik “Sudahlah..Bu…, tak perlu malu…., nikmati saja…. Apalagi yang Ibu pertahankan dariku ? Semua bagian tubuh Ibu yang paling rahasiapun sudah aku jelajahi , bahkan Ibu sudah mendapatkan puncak kenikmatan orgasme yang akhir-akhir ini jarang Ibu dapatkan…” Kataku mempengaruhi pendiriannya , sambil kembali merangsang dirinya dengan memberikan ciuman hangat pada bibirnya dan meremas buah dadanya yang tak membosankan untuk diremas dan dipilin-pilin. Rupanya kata-kataku mempengaruhi pendiriannya sehingga akhirnya dia membalas ciumanku dengan sangat ganas dan bernafsu ditambah lagi bahwa dirinya memang sudah terbakar nafsu berahi setelah sekian lama aku berikan rangsangan-rangsangan yang mengantarnya mencapai orgasme yang sangat hebat. Ciumannya padaku semakin panas dan menggairahkan, bahkan tangannya sudah berani meremas dan mengocok penisku yang sudah sangat tegang. Akhirnya badannku kuputar 180 derajat sehingga kepalaku yang berada di atas menghadap vaginanya dan wajahnya yang berada di bawah menghadap penisku. Kurengkuh pantatnya yang montok lalu kembali lidah dan bibirku mempermainkan vaginanya sekali lagi dengan cara yang berbeda. Kembali dia melenguh.. “Ouh….ouh…..Aku tak tahan…aku tak tahan…Ouhhh” erangnya. Tak kupedulikan erangannya, aku terus menjilati dan menghisap vaginanya dan terkadang aku tusukkan lidahku kedalam liang vaginanya yang beraroma khas. Gerakan pantatnya semakin menjadi. Dan tiba-tiba aku merasa bibirnya mulai melumat penisku dengan penuh nafsu. Aku…melayang…dengan apa yang dia lakukan sehingga bibir dan lidahku diam bekerja…. Jilatan dan hisapan pada penisku semakin bervariasi “Ouhh….” Akupun melenguh nikmat.. Aku takut. Bahwa pertahannanku akan bobol, maka aku konsentrasikan mengoral kembali vaginanya dengan ganas dan cepat. Dia menjerit… “Aaah…pak…aku tak tahan……aku tak tahan.. masukkan…. Sekarang auh…” Tak kupedulikan permintaannya, aku semakin bersemangat mengoral vagina indah ini. Tiba-tiba badannya menghentak menggulingkan tubuhku kemudian dia bangun , memutarkan badannya , kemudian dalam posisi menungging dia mengarahkan penisku yang sedang berdiri tegak ke arah liang vaginanya yang sudah sangat basah, lalu menekan pantatnya ke bawah dan… Blessshh….Penisku mulai memasuki liang vaginanya perlahan-lahan. Mataku nanar berkunang-kunang merasakan kenikmatan yang sukar tuk dibayangkan. Perlahan-lahan pantatnya mulai turun naik, sementara kedua tangannya merengkuh pundakku dari belakang sambil bibirnya dengan penuh nafsu menciumi dan menghisap bibirku. Gerakan pantatnya semakin cepat, kepala sudah mulai terdongak sambil mengeluarkan nafas mendengus seperti orang orang yang sedang pushup’ “Ehh..euh…hekks…hekss…euh…” dengusan itu terus menerus keluar seiring dengan hempasan pantatnya menekan selangkanganku sehingga penisku seperti dikocok-kocok, dipelintir dan dihisap-hisap dengan sangat nikmat. Mataku terbeliak-beliak menahan nikmatyang tak terperi Merasa kakinya kurang nyaman, akhirnya istri tetanggaku meluruskan kakinya sehingga dia telungkup menindih tubuhku. Tangannya masih meraih pundakku sebagai pegangan dan buah dadanya ditempelkan pada dadaku. Kemudian kembali memaju mundurkan pantatnya agar vaginanya dapat bergesekan dengan penisku dan penisku dapat keluar masuk hingga sampai ke pangkalnya. Gerakannya semakin cepat, kedua kakinya mulai kejang-kejang lurus dan erangannya semakin memburu “ Ouh…hekss….heks…heks…” Dan akhirnya…dia kembali menjerit panjang “Aaaaaahhhhkkkks……….” Badannya kembali melenting terdiam kaku, mulutnya menggigit pundakku dan kedua tangannya menarik pundakku dengan sangat keras dan kaku, dan beberapa detik kemudian keluar helaan nafas panjang darinya seperti melepas sesuatu yang sangat nikmat…”Ouhhhhhh…” Pantatnya berkedut-kedut, dan terjadi konstraksi yang sangat hebat di dalam vaginanya yang kurasakan sangat mencengkram kuat-kuat seluruh batang penisku dan diakhiri dengan kedutan-kedutan dinding vagina yang memijit penisku membuatku diriku melenguh menerima sensasi yang sangat nikmat dari vagina istri tetanggaku ini. “ohh….” Keluhku. Kedutan pantatnya makin lama makin melemah dan akhirnya tubuhnya ambruk menindih tubuhku Cukup lama dia menikmati sensasi orgasme sambil telungkup lemas diatas tubuhku. Kemudian mata terbuka menatapku sambil berkata “Sudah sangat lama ..aku tak merasakan sensasi orgasme yang demikian nikmat…makasih pak ! “ katanya sambil mengecup bibirku. Sudah hilang rasa malu dan marahnya padaku. Aku hanya tersenyum manis padanya sambil membalas kecupannya dengan menghisap bibirnya dalam-dalam. Kedua tanganku memeluknya dan meletakkan telapak tanganku pada kedua pundaknya yang masih telungkup menindih tubuhku. Lalu pantatku, kugerakan keatas dan kebawah sambil kedua tanganku menarik pundaknya kebawah membuat penisku yang masih tegang menggesek dinding vagina dan memberikan kenikmatan padaku dan padanya. Penisku dengan lancar keluar masuk liang vaginanya yang masih tetap sempit menjepit dan meremas-remas penisku dengan ketat. Sensasi kenikmatan mulai kembali menjalari seluruh urat syarafku dan akupun mulai mendengus nikmat “Ouhhh…ouhh…” Akibat gerakanku ini, membangkitkan kembali gairahnya yang baru saja mendapatkan orgasme dan gesekan-gesekan ini memberikan kenikmatan-kenikmatan padanya sehingga akhirnya pantatnya kembali bergerak maju mundur dan keatas kebawah meraih kenikmatan yang lebih. Dia kembali memompakan tubuhnya diatas tubuhku, dan gerakannya makin lama semakin cepat dan kembali erangan nikmat nya yang khas keluar dari mulutnya “Ehh..euh…hekks…hekss…euh…” dengusan itu terus menerus keluar seiring dengan hempasan pantatnya menekan selangkanganku sehingga penisku seperti dikocok-kocok, dipelintir dan dihisap-hisap dengan sangat nikmat. Dan kembali mataku terbeliak-beliak menahan nikmat. Gerakannya semakin cepat, dan tak lama kemudian kembali kedua kakinya kejang-kejang lurus dan erangannya semakin memburu “ Ouh…hekss….heks…heks…” Dan akhirnya…dia kembali menjerit panjang “Aaaaaahhhhkkkks……….” Badannya kembali melenting terdiam kaku, mulutnya menggigit pundakku dan kedua tangannya menarik pundakku dengan sangat keras dan kaku, dan beberapa detik kemudian keluar helaan nafas panjang darinya seperti melepas sesuatu yang sangat nikmat…”Ouhhhhhh…” Pantatnya berkedut-kedut, dan terjadi konstraksi yang sangat hebat di dalam vaginanya yang kurasakan sangat mencengkram kuat-kuat seluruh batang penisku dan diakhiri dengan kedutan-kedutan dinding vagina yang memijit penisku membuatku diriku melenguh kembali menerima sensasi yang sangat nikmat dari vagina istri tetanggaku ini. “ohh….” Keluhku. Kedutan pantatnya makin lama makin melemah dan akhirnya tubuhnya kembali ambruk menindih tubuhku untuk kesekian kalinya. Pencapaian orgasme yang ia dapatkan di atas tubuhku, terus dilakukannya berulang-ulang, hingga akhirnya untuk yang kesekian kalinya dia benar-benar ambruk diatas tubuhku dan tidak bisa bergerak lagi karena kehabisan tenaga. Dia menggelosorkan tubuhnya disamping tubuhku, sambil berbaring miring saling berhadapan dan berpelukan. Dia berkata padaku dengan tersengal-sengal kehabisan napas “Pak …aku sangat lelah… namun sangat puas…..tapi kepuasanku belum sempurna kalau vaginaku belum disemprot oleh ini..” katanya sambil meraih penisku yang masih tegang menantang. Luar biasa besar nafsu sex yang dimiliki istri tetanggaku yang berjilbab lebar ini. Apakah karena dia memang jarang mendapatkan nafkah batin dari suaminya yang jarang pulang, atau seperti dugaanku bahwa dia memiliki nafsu yang sangat besar karena buktinya dia sering membeli jamu-jamu kuat pada istriku. Aku yang belum mencapai puncak, tidak ingin berlama-lama istirahat takut nafsuku surut dan penisku melemah, maka aku mulai menindihnya dan tanganku kembali meremas-remas buah dada indah miliknya serta memilin-milin putting susunya yang menjulang menantang. Kemudian kembali bibirku menciumi bibirnya dengan penuh nafsu. Nafsunya bangkit kembali walaupun dengan tenaga yang masih lemah, tangannya meraih penisku dan diarahkan kedepan liang vaginanya, pahanya terbuka lebar memberi jalan pada penisku untuk segera menelusuri liang nikmat vaginanya. Ku dorong pantatku begitu kepala penisku tepat berada di liang vaginanya . Dan Blessh…., penisku kembali menjelajahi liang sempit yang sudah sangat basah milik istri tetanggaku ini dan “ouhh…” lenguh kami berbarengan menahan nikmat. Pantatku mulai mengayuhkan penisku agar lancar keluar masuk menggesek-gesek dinding vagina yang selalu memberikan sensasi nikmat. Gerakanku makin lama makin cepat dan berirama. Pinggulnya mulai bergerak membalas setiap gerakannku, sehingga lenguhanku dan erangan nikmat dari terdengar saling bersahutan “Ouh…ohhh…enak…banget…ohhhh…” dengusku.. “Auh…auh…makasih Pak….ouh….nikmat…oh…” erangnya Gerakanku makin lama makin cepat dan keras tak beraturan sehingga terdengar suara yang cukup keras dari beradunya dua selangkangan Plok…plok…plok… Demikian pula dengan gerakan pinggulnya semakin keras menyambut setiap gerakan pantatku., sehingga bunyi beradunya selangkangan semakin keras Plok…plok…plok… Dan akhirnya mulutku mulai meracau..”Ouh…Bu…Aku …mau … keluar, aku mau… keluar ouh…” Dan dia juga meracau sambil menarik-narik tubuhku dengan keras “ Ayo.. pak… bareng… bareng…” Dan akhirnya secara bersamaan kami menjerit bersahutan melepas nikmat mencapai orgasme. Badanku dan badannya melenting dan menjerit “Aaaaahhhh….” Dan …cret…cret…cret sperma kentalku terpancar beberapa kali membasahi seluruh rongga vagina istri tetanggaku ini dan dibalas dengan kontraksi dan kedutan-kedutan yang hebat didalam liang vaginanya yang menandakan kami mendapat puncak orgasme yang tak terlukiskan nikmatnya. Lalu badanku ambruk jatuh menimpa tubuhnya dan kugelosorkan kesamping tubuhnya agar tidak membebaninya. Kami berbaring sambil berpelukan dan merasakan sisa-sisa kenikmatan orgasme dengan mata terpejam dan nafas tersengal-sengal seperti habis berlari dikejar harimau. Tak lama kemudian , matanya terbuka dan memandangku dengan tatapan penuh kepuasan serta berkata dengan suara yang lemah “Baru kali ini aku dapat merasakan berkali-kali orgasme yang luar biasa nikmatnya dalam satu kali persetubuhan..huhh… benar-benar melelahkan namun sangat memuaskan dan tak mungkin terlupakan…” Katanya sambil mencium mesra bibirku. Lalu sambungnya lagi “Kalau tahu senikmat dan sepuas ini yang kudapat dari Bapak.. Bapak tidak perlu mengancamku segala…” katanya sambil tersenyum. “Dan aku rela … menanggung segala akibatnya asal aku bisa mendapatkan nikmat seperti ini dari Bapak…” katanya mulai melantur… Kuperhatikan jam dinding sudah menunjukkan jam malam, sudah larut. Aku harus segera pulang. Maka aku berdiri dan mengenakan pakaianku dan bertanya padanya “Apakah kita bisa mengulanginya lain waktu ?” “Tentu…Pak, bahkan malah aku yang meminta pada bapak untuk bisa memberikan kenikmatan seperti tadi lagi dan lagi “ katanya sambil mencubit mesra pinggangku. Kemudian dia juga mengenakan pakaiannya kembali lengkap dengan jilbab lebarnya dan kami keluar kamar berbarengan. Sampai di ruang tamu, dia berhenti sejenak dan memberi isyarat padaku agar aku diam dulu di tempat dan dia akan keluar rumah melihat situasi di luar apakah ada orang. Dan setelah yakin tidak ada orang diluar dan memberi isyarat padaku bahwa di luar aman. Sebelum aku keluar dari rumah dia memberikan kecupan yang hangat dan mesra di bibirku sambil berbisik “Jangan lupa ya… seminggu 2 kali bapak harus memberi kenikmatan padaku…” Wah… nekad juga rupanya istri tetanggaku yang alim ini, jika sudah tahu sesuatu yang sangat nikmat yang bisa dia dapatkan dari diriku. Dengan mengendap-ngendap aku masuk ke rumahku dan kudapati istriku masih tidur dengan nyenyaknya. Sejak saat itu kami selalu menyempatkan diri secara sembunyi-sembunyi untuk berpacu meraih nikmat. Dan hal itu berlangsung sampai sekarang , tanpa aku tahu kapan hal ini akan berakhir. Tapi tingkah lakunya di lingkungan tidak berubah. Dia tetap tampak sebagai istri yang solehah dengan jilbab lebar dan baju longgar panjang yang selalu dikenakan. Tapi jika sudah berduaan denganku, dia bagaikan kuda liar dan binal yang bisa membuat diriku melayang-layang meraih nikmat Bersambung…
Panduan Istri Solehah Apabila berbuat bercakap atau berbincang, gunakan hubungan mata, gerak hati, pegang tangan erat-erat, duduk rapat-rapat, baring bersama dan bernafas serentak, ajak atau biarkan pasangan anda berbaring di atas ribaan. Coba masak yang paling sedap untuk suami setiap masa. Usahakan paksa suami berkomentar apabila dia hanya berdiam diri. Temankan pasangan apabila melakukakn kerja bersendirian pada waktu malam. Letakkan barang-barang keperluan suami di tempat lazim agar mudah dia mendapatkannya. Tolong bawa barang walaupun suami kita mampu membawa semua. Bacakan berita yang menarik perhatian pasangan atau buat berita yang disukainya daripada surat kabar atau majalah. Mengemas tempat tidur apabila suami sudah bangun. Ceritakan karena anak yang membuatkan anda gembira atau geli hati kepada pasangan. Usahakan dekat dengan pasangan secara fizikal atau batin . Tunjukkan minat mengenai perkara yang dilakukan pasangan, kerja yang dibuat dan orang yang ditemui. Apabila pasangan kurang sehat, beri perhatian sewajarnya. Manjakan pasangan seperti kita memanjakan anak. Beri tindak balas positif apabila mendegar pasangan bercerita. 8 Masuk tidur bersama-sama dengan pasangan. Jika kita ingin tidur dahulu, minta kebenaran daripada pasangan. Salam/peluk/cium dan belai pasangan sebelum bertugas. Coba tertawa apabila pasangan buat lawak atau bercerita sesuatu yang lucu. Ucapkan terima kasih atas setiap khidmat pasangan. Cari masa untuk berdua-duaan sekali dengan suami. Jangan pernah berkelahi bersama pasangan. Doakan pasangan supaya bahagia di dunia dan akhirat tanpa pegetahuannya. Ajaklah pasangan berjalan-jalan tanpa anak. Coba berikan apa-apa yang pasangan hajati. Nyatakan yang ada merinduinya bila berjauhan. Sesekali buat kuih kegemaran suami. Beribadah atau menyertai kegiatan di gimnasium bersama-sama. Jangan menghukum pasangan jika dia mengecewakan anda tanpa sengaja. Maafkan pasangan jika dia terlupa buat sesuatu untuk anda. Minta maaf dengan segera jika melukakan hatinya. Coba fahami pasangan jika dia membangkang atau enggang membantu. Apabila suami minta maaf, terima dengan kasih sayang. Usahakan jual mahal sangat. Ingat, kebanyakan suami merasa sukar untuk meminta maaf daripada istri. Pamerkan keseronokan apabila berhubungan intim. Tunjukkan simpati dan bantu pasangan mencari barang yang hilang atau tersalah letak. Nyatakan dengan hikmah kepada suami jika anda tidak menggemari pilihannya seperti pakaian, tempat makan, lauk- pauk. Berkongsi perasaan negatif dengan pasangan secara terbuka tanpa menyalahkannya. Jangan mengesa suami melakukan sesuatu yang sememangnya ingin dilakukan kerana ini boleh menyebabkan suami tawar hati. Elak memberi penjelasan dengan panjang lebar. Suami sering melenting apabila isteri “bersyarah” panjang lebar karena ini menunjukkan seolah-olah istri tidak percaya pada suami. Elak menjadikan suami berasa tidak mampu, tidak layak dan tidak berkebolehan. Ramai suami seronok dan selesa sekadar duduk bersama isteri. Justru, istri perlu sanggup berbuat dan bercerita tanpa banyak tindak balas daripada suami. Jangan cabar pasangan. Apabila berselisih faham atau bertengkar, fokus pada masalah yang sedang dibahaskan dan jangan ungkit perkara lalu. Beri dan perbaharui kepercayaan kepada pasangan sepenuhnya setiap masa. Jangan suka mengenang rekod lama dan jangan melabel pasangan berdasarkan rekod itu. Jangan ingkar mengenai perkara yang telah disetujui. Pasangan akan berkecil hati jika anda menyatakan persetujuan tetapi tidak bertindak seperti dipersetujui bersama. Istri mempunyai kelebihan dalam memahami suami. Justru, jadilah si Kembang Cina. Fahami hakikat bahwa kebanyakan suami mengalami kesukaran memahami istri. Ramai suami merasa janggal dan malu menyatakan sayang pada istri. Justru istri perlu membaca perlakuan suami yang menunjukkan kasih sayangnya. jangan paksa suami meluahkan perasaan. Sesungguhnya, “action speaks louder than words”. Cemburu tanda sayang tetapi jangan keterlaluan karena boleh menyebabkan pasangan anda menjadi rimas dan serba salah. Untuk merangsangkan suami pamerkan kasih sayang dan puji selalu. Elak menasihati suami jika tidak diminta. Istri meminta nasihat untuk bermanja tetapi bagi suami itu satu kelemahan. Apabila pasangan berkata atau berbuat sesuatu yang menyakiti hati, adalah lebih baik untuk mencari kepastian daripadanya. jangan membuat tanggapan sendiri yang mungkin tersilap. Selepas berusaha bersungguh-sungguh, berdoa dan bertawakal kepada Allah SWT semoga hidup kita bahagia di dunia dah akhirat, amin . . . Tips-Tips untuk Istri Solehah 1. Mentaati Perintah Allah SWT dengan mengerjakan segala perintah suami dengan kehendak Allah SWT. 2. Bersikap malu terhadap suami. 3. Sentiasa melembutkan percakapan di hadapan suami. 4. Hendaklah mendiamkan diri ketika suami sedang berkata-kata 5. Berdiri tegak sebagai menghormati suami pulang dan pergi. 6. Hendaklah senantiasa menyerahkan diri apabila suami memerlukan. 7. Memakai wangi-wangian di hadapan suami bersolek. 8. Menghiaskan diri untuk suami. 9. Tidak berhias dan memakai wangian semasa ketiadaan suami. 10. Memelihara mulut dari bau-bauan yang tidak menyenangkan suami. 11. Tidak mengkhianati dan melakukan curang terhadap suami semasa ketiadaannya. 12. Hendaklah sentiasa menghormati keluarga suami. 13. Hendaklah bersyukur di atas segala yang disediakan suami. 14. Sentiasa bersedia serta rela disentuh suami bila sahaja dikehendakinya. 15. Tidak melakukan puasa sunat kecuali dengan keizinan suami. 16. Tidak keluar rumah tanpa kebenaran suami. Ciri-ciri Istri Solehah 1. Mengakui dan menerima kenyataan bahwa suami ialah ketua di dalam kepimpinan keluarga di dalam rumah tangga. Tiada siapapun boleh menyangkal bahwa suami telah diberikan kelebihan satu darjah daripada istri. Satu karunia Allah yang meletakkan suami bertanggungjawab menjaga serta mengawal keselamatan dan kesejahteraan perjalanan hidup keluarganya di dunia dan di akhirat serta suami wajib memberi nafkah istri dan anak-anaknya. Firman Allah “Kaum lelaki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh kerana Allah telah melebihkan sebahagian mereka lelaki atas sebahagian yang lain wanita, dan karena mereka lelaki telah menafkahkan sebahagian daripada harta mereka. An-Nisa 34”. 2. Memberi keutamaan hak suami karena bagi seorang istri tidak ada hak yang lebih utama kepadanya selain hak suami. Aisyah pernah bertanya kepada Rasulullah “ Hak siapakah yang lebih utama diberikan oleh seorang istri?”. Rasulullah menjawab “Suaminya”. Apabila ditanya mengenai hak siapakah yang lebih utama diberikan oleh suami. Baginda menjawab, ibunya. Hadis riwayat Hakim. Bersifat amanah yaitu menjaga maruah diri sendiri sebagai istri dan menjaga maruah suami terutama di dalam perkara-perkara rahasia pribadi dan rumah tangga. Istri ialah orang yang paling hampir kepada suami yang tahu segala kekurangan dan kelemahan suaminya. Membuka rahasia suami atau menyebarkannya akan menjelaskan kewibawaan suami, sekaligus menggugat keharmonsian rumah tangga karena suami telah hilang kepercayaan terhadap istri. 3. Bijaksana menjaga harta benda suami tanpa membazirkannya. Jangan meminta sesuatu yang di luar kemampuannya karena hal yang demikian akan menyebabkan tekanan dan ketegangan di dalam kehidupan suami. 4. Senantiasa bersedia untuk menggembirakan hati suami, sama ada dengan tingkah laku yang menawan, tutur kata yang menjadi penawar serta perhiasan diri zahir dan batin. Rasulullah SAW bersabda “Tiada faedah yang paling baik diperoleh seorang mukmin suami yang beriman selepas bertaqwa kepada Allah azza wa jalla selain istri yang solehah”. Apabila suami menyuruhnya, ia mentaatinya. Jika suami memandangnya ia menggembirakan hati suaminya. Sekiranya suami bersumpah, ia memenuhi sumpah suaminya itu. Apabila ia keluar karena bertugas atau berjuang, ia menjaga maruahnya dan maruah suaminya serta menjaga harta benda suaminya dengan cara berjimat cermat membelanjakannya. Riwayat Ibnu Majah. Istri wajib mentaati perintah suaminya selagi ia tidak bertentangan dengan kehendak Islam, tetapi sayangnya ramai di kalangan suami yang menyalahgunakan pengertian taat ini. Mereka mengambil kesempatan untuk membebankan istri dengan berbagai hal yang tidak wajar. 5. Berusaha menambah ilmu pengetahuan dan mempertingkatkan nilai-nilai akhlak yang murni supaya sejajar dengan petunjuk yang diarahkan oleh Islam mengenai sahsiah seorang isteri yang seharusnya dipilih oleh suami. Sabda Rasulullah SAW, “Seorang wanita itu dinikahi karena salah satu daripada sifat-sifat utamanya, kejelitaannya, hartanya, akhlaknya dan agamanya. Hendaklah kamu memilih wanita yang memiliki agama dan akhlak, kamu akan beruntung kelak. Riwayat Ahmad. 6. Mempunyai sifat ridha, yakin diri serta tawakal kepada Allah untuk menghadapi berbagai masalah dan cabaran hidup berkeluarga selaras dengan firman Allah, “Bergaullah dengan istri-istri kamu menurut cara yang wajar dan baik. Sekiranya kamu merasa tidak senang disebabkan perangai mereka, bersabarlah mungkin dalam perkara yang kamu tidak suka itu Allah menjadikan kebaikan yang banyak. An-Nisa 19”. Walaupun ayat ini ditujukan kepada suami, pengajaran yang terkandung amat perlu menjadi panduan kepada para istri. Setiap orang hendaklah menyadari hakikat bahwa tiada seorang pun yang cukup sempurna dalam segala aspek. Oleh kerana itu kita perlu berusaha membenarkan dan menyelesaikannya. Rasulullah memberi panduan, “Janganlah seorang suami yang mukmin membenci istri yang mukminah disebabkan tingkah lakunya. Jika ia tidak berkenan kepada satu daripada tingkah lakunya, tentu masih ada tingkah lakunya yang lain amat disenanginya. Hadis sahih”. 7. Membantu dan menolong suaminya agar menjadi anak yang sedia berbakti kepada kedua ibu bapaknya, lebih-lebih lagi ibunya yang telah lanjut usia, uzur dan miskin karena tanggungjawab anak lelaki lebih berat dan lebih utama terhadap kedua ibu bapaknya. 8. Bersedia menjadi penyokong kuat kepada perjuangan suaminya yaitu perjuangan yang tidak menyimpang dari garis-garis yang dibenarkan oleh Islam. Sabda Rasulullah SAW., “Allah memberi rahmat kepada seorang istri yang jika ia bangun malam dan sholat, ia membangunkan suaminya supaya sholat bersamanya. Tetapi sekiranya suaminya enggan, direnjiskan air ke muka suaminya dengan penuh kasih sayang”. 9. Berusaha menjadi ibu yang baik, bertanggungjawab, mendidik dan mengasuh anak-anaknya menjadi baik dan dapat melaksanakan hukum-hakam agama, berakhlak mulia sehingga menjadi teladan kepada orang ramai. Inilah sebahagian daripada sahsiah isteri yang seharusnya ada pada setiap wanita untuk mencapai kesempurnaan hidup berkeluarga dan mendapat keridhaan Allah yang diharapkan oleh setiap suami seperti doa Nabi Daud "Ya Allah, aku mohon kepada-Mu dikaruniakan seorang istri yang solehah, yang dapat membantuku menyelesaikan urusan duniaku dan urusan akhiratku.'' Kredibilitas Istri Solehah Sabda Rasulullah SAW “Dunia itu adalah kenikmatan dan sebaik-baik kenikmatan dunia ialah wanita yang solehah.” Riwayat Muslim, Kitaab al-Ridha. Agama merupakan faktor terpenting dalam mendapatkan kebahagiaan rumah tangga. Namun, tidak ramai di kalangan umat manusia pada zaman ini yang meneliti dan mengambil faidah daripada panduan agama dalam memilih calon istri. Ramai di kalangan kita yang masih tidak menyadari bahwa faktor ini berupaya memberikan kebahagiaan dan keuntungan dunia dan yang beragama senantiasa mentaati Allah dan Rasul-Nya. Menjaga maruah diri dan ibu bapak, menundukkan pandangan di hadapan lelaki yang bukan mahram, berusaha menuntut ilmu, memahami dan mengamalkan apa yang difahaminya. Sentiasa bertaubat dan mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan berbagai amalan wajib dan yang terdidik dengan agama akan sentiasa memastikan dirinya bersih, kemas dan cantik. Ini karena agama memerintahkan dia melakukan demikian. Semua itu dilakukan ikhlas kerana Allah berserta keyakinan bahwa dia akan dibalas dengan pahala di sisi Allah. Dia senantiasa memelihara diri dan menutup aurat dari pandangan lelaki yang bukan mahram. Percakapan yang lembut dan tepat seringkali menjadikan dirinya disukai dan disayangi oleh sesiapa saja yang mengenalinya. Masa yang terluang senantiasa dipenuhi dengan aktivitas yang berfaedah dan demi kebaikan diri serta agama. Mentaati kedua ibu bapak ditaati dengan sepenuh hati sebagai memenuhi perintah Allah agar berbuat baik kepada mereka dalam perkara makruf. Dia tidak pernah meninggikan suara jauh sekali menyakiti hati kedua- duanya. Ini bersesuaian dengan perintah Allah yang berbunyi “Dan Tuhanmu telah perintahkan supaya engkau tidak menyembah melainkan pada-Nya semata-mata dan hendaklah engkau berbuat baik terhadap ibu bapa. Jika salah seorang dari kedua-duanya atau kedua-duanya sampai kepada umur tua dalam jagaan dan peliharaan- Mu, maka janganlah engkau berkata kepada mereka sembarang perkataan kasar sekalipun perkataan "ah" dan janganlah engkau menengking dan menyergah mereka. Tetapi ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia yang bersopan santun”. “Dan hendaklah engkau merendah diri kepada kedua-duanya kerana belas kasihan dan kasih sayangmu dan doakanlah mereka, dengan berkata Wahai Tuhanku, cucurilah rahmat kepada mereka berdua sebagaimana mereka telah mencurahkan kasih sayang dalam memelihara dan mendidikku semasa kecil. Surah al-Israak 23 – 24”. Ridha dan Syukur dengan apa yang ada harta benda bukanlah matlamat utama hidupnya. Jika dia diberikan kekayaan, dia bersyukur dan tidak sombong. Malah seboleh mungkin melakukan kebajikan dengan bersedekah kepada yang kurang upaya. Sebaliknya jika dia ditakdirkan miskin, dia juga bersyukur dan bersabar. Dirinya sentiasa sadar bahwa di luar sana masih ramai yang diuji dengan kemiskinan yang lebih dahsyat daripada apa yang dialaminya. Segala yang ditentukan oleh Allah buat dirinya diterima dengan penuh ridha. Yakin bahwa setiap sesuatu yang telah ditentukan oleh Allah ke atasnya adalah baik untuk kehidupan dunia dan Rasulullah SAW “Sungguh mengagumkan sifat orang mukmin. Apa saja keadaannya pasti baik. Ia tidak pernah dialami oleh siapa pun melainkan orang mukmin. Jika dia senang, dia bersyukur dan ia baik untuk dirinya. Dan jika dia susah dia bersabar dan itu baik untuk dirinya.” Riwayat Muslim”. Dia juga senantiasa mengikut teladan wanita-wanita pada zaman sahabat dan salafussoleh. Mereka berjaya melahir dan mendidik generasi yang bijak pandai. Antaranya, dengan memberikan contoh Fatimah binti Muhammad yang sabar menghadapi kemiskinan, Ummul Mukminin Aisyah binti Abu Bakar dalam kebijaksanaan dan kecintaan kepada ilmu, Ummu Sulaim binti Milhan dalam kecintaan dan kesetiaan kepada suami dan kejayaan mendidik, Asma bin Abu Bakar dalam semangat yang kental dan ketabahan menghadapi berbagai ujian hidup. Wanita Solehah Adalah untuk Lelaki Mukmin. Oleh itu, adalah tidak wajar bagi seorang mukmin sejati melupakan kesemua ciri wanita solehah ini dalam memilih pasangan lalu menilai semata- mata dari sudut paras rupa yang menarik tetapi buruk akhlaknya. Ini amat merugikan suami dan rumah tangga muslim yang akan dibina. Segala ciri di atas menggambarkan betapa indahnya sifat wanita solehah. Dan alangkah bahagianya lelaki yang memiliki hati wanita ini. Keindahan ini tidak dapat ditandingi oleh ratu cantik dunia. Sekalipun pada pandangan manusia lain dia tidak memiliki paras yang cantik. Firman Allah SWT yang bermaksud “Kebiasaannya wanita-wanita yang jahat adalah untuk lelaki-lelaki yang jahat. Lelaki-lelaki yang jahat juga adalah untuk wanita-wanita yang jahat. Dan sebaliknya wanita-wanita yang baik adalah untuk lelaki-lelaki yang baik serta lelaki-lelaki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik”. Surah al-Nur 26. Walau bagaimanapun, ini bukanlah bermakna agama melarang sama sekali seseorang itu memilih calon istri yang cantik paras rupanya. Tiada siapa menafikan bahwa paras rupa yang menarik boleh menambahkan lagi keinginan seorang lelaki untuk menikahi seorang wanita. Ini merupakan fitrah dan diakui oleh agama. Sabda Rasulullah SAW “Apabila salah seorang kamu meminang seorang wanita sekiranya dia dapat melihat wanita itu, dia hendaklah melihatnya agar bertambah keinginannya untuk menikah.” Riwayat Ahmad, Abu Daud dan al-Bazzar. Disahihkan oleh al-Hakim dan Ibn Hibban. Juga berdasarkan sabda Rasulullah SAW “Wanita itu dinikahi kerana empat perkara. Kerana hartanya, keturunannya, kecantikannya dan agamanya. Oleh itu, pilihlah yang beragama niscaya kamu akan beruntung.” Riwayat al-Bukhari dan Muslim. Paras Rupa Bukanlah Segala-galanya Namun, apa yang dilarang ialah sikap seorang lelaki mukmin yang mengabaikan pemilihan istri dari sudut agama karena mengutamakan rupa paras. Sehingga sanggup memilih wanita yang tidak berakhlak semata-mata karena kecantikannya. Dan mengabaikan wanita mukminah lain yang lebih baik dari segi akhlak. Ini bersesuaian dengan firman Allah yang menyebut bahwa seorang hamba perempuan yang beriman itu lebih baik untuk dijadikan pasangan hidup berbanding wanita musyrik. Walaupun rupa paras wanita musyrik itu lebih menawan hati lelaki mukmin. Firman Allah SWT yang bermaksud "Sesungguhnya seorang hamba perempuan yang beriman itu lebih baik daripada perempuan kafir musyrik sekalipun keadaannya menarik hati kamu." Surah al-Baqarah 221 Istri Adalah Pemimpin di Rumah Suami Wanita yang beragama berupaya mendidik anak-anaknya dengan sempurna. Dia tahu dan sadar bahwa dirinya adalah ketua di rumah suaminya. Bertanggungjawab dalam memastikan anak-anak diberikan didikan agama yang secukupnya. Oleh itu, dia senantiasa memastikan anak-anaknya menjadi besar dengan sempurna dari segi rohani dan jasmani. Jadi, suami yang meninggalkan anak-anaknya bersama istri kerana mencari rezeki tidak akan bimbang karena dia sadar bahwa istri solehah lagi beragama yang dipilihnya itu berupaya menjaga dan mendidik anaknya dengan amanah sepanjang ketiadaannya di rumah. Sabda Rasulullah SAW “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap orang akan ditanya terhadap apa yang dipimpinnya”. Seorang imam adalah pemimpin dan akan ditanya terhadap apa yang dipimpinnya. Seorang suami adalah pemimpin keluarganya dan akan ditanya tentang apa yang dipimpinnya. Wanita adalah pemimpin di rumah suaminya dan akan ditanya tentang orang yang dipimpinnya. Setiap seorang kamu adalah pemimpin dan akan ditanya tentang apa yang dipimpinnya.” Riwayat al-Bukhari dan Muslim. Paling baik ialah memilih wanita yang mempunyai kedua ciri yang dinyatakan di atas, yaitu cantik dan beragama. Perlulah berupaya menjaga maruah diri dan suami, menggembirakan hati suami, membina keluarga Islam yang harmoni dan membimbing keluarga menuju Allah. Namun, jika seorang lelaki berada dalam keadaan di mana dia perlu memilih salah satu daripada di atas, dia hendaklah mengutamakan agama. Mendidik Istri Tentang Agama Mungkin ada di kalangan muslimin yang mengatakan bahwa dia berupaya memberikan didikan agama yang secukupnya kepada calon istrinya kelak setelah berumah tangga. Lalu memandang remeh usaha mencari wanita yang beragama sebagai calon istri. Tetapi, tidak ramai yang sadar bahwa bukan mudah mendidik istri tentang agama dari mula sehingga dia benar-benar faham agama keseluruhannya. Usaha mendidik anak mungkin terbantu kerana istri itu sendiri masih belum mendalaminya. Ini merumitkan lagi tugas suami kerana terpaksa menghabiskan tenaga yang banyak dalam mencari nafkah, mendidik istri dan memastikan anak-anak menjadi besar dengan agama yang sempurna. Sebaliknya, istri yang telah faham dan mengamalkan tuntutan agama dengan baik akan memudahkan tugas suami. Bukan saja meringankan beban suami dengan memberikan berbagai pandangan yang benar untuk kebaikan rumah tangga, malah anak- anak juga menjadi besar dengan didikan agama yang sempurna. Dan suami tadi tidak perlu lagi memikirkan cara mendidik istri karena dia sendiri telah faham segala tuntutan agama lalu menerapkannya kepada anak-anak dan rumah tangga. Paras Rupa, Harta Benda dan Kedudukan Tidak Kekal Kecantikan paras rupa, harta benda dan darjat keturunan tidak akan berkekalan. Namun, kebaikan dan akhlak yang mulia akan kekal selagi hayat dikandung badan. Sehingga ia membawa pelakunya ke syurga. Antara kelebihan wanita solehah ialah akan sentiasa menghiburkan hati suami, ridha dan menghargai pemberian suami serta sanggup bersama suami sama ada ketika susah maupun senang. Ini kerana, agama menuntut dia melakukan demikian. Sabda Rasululah SAW “Tidak boleh bagi seorang manusia bersujud kepada manusia lain. Sekiranya perbuatan sujud seorang manusia kepada manusia lain ini baik, niscaya aku akan perintahkan wanita sujud kepada suaminya karena hak suami ke atasnya terlalu besar.” Hadis tsabit riwayat Ahmad dan al-Bazzar. Sebuah riwayat menceritakan “Seorang wanita datang kepada Rasulullah SAW karena hajat tertentu. Apabila selesai, Rasulullah SAW bertanya “Adakah kamu mempunyai suami?”. Dia menjawab “Ya”. Sabda baginda “Bagaimanakah kamu dengan dia?” Dia menjawab “Aku tidak melalaikan haknya melainkan jika melibatkan apa yang tidak mampu kulakukan”. Sabda baginda “Kamu perlu lihat keadaan kamu daripadanya. Sesungguhnya dia adalah syurga dan neraka kamu.” Riwayat Ahmad dan al-Nasaai dengan sanad yang baik. Wanita solehah memahami hak suami. Dia berusaha menunaikan semua hak itu semata-mata kerana mengharapkan ridha Allah. Apa saja masalah rumah tangga yang Adihadapinya akan ditangani secara baik dan terbuka. Dia juga bersedia menerima segala sikap baik dan buruk suami. Serta memohon petunjuk Allah agar dipermudahkan segala masalah yang dihadapinya ketika menjalani hidup berumah tangga. Dia tidak akan sekali-kali membuka rahasia suami kepada orang lain terutamanya yang melibatkan rahasia di tempat tidur mereka. Sabda Rasulullah SAW “Sesungguhnya seburuk-buruk kedudukan manusia di sisi Allah pada hari kiamat ialah seorang lelaki yang mendatangi istrinya dan
cerita istri solehah terhadap suami